Hakim dan Pengacara di PN Jaksel Kena OTT KPK

In Eksposisi

SinarHarapan.id – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Penangkapan kali ini terkait dengan kasus perdata di PN Jakarta Selatan.

OTT digelar Rabu (28/1/2018) dinihari. Total ada enam orang yang ditangkap KPK termasuk hakim dan panitera.

“Benar ada kegiatan penyidik. Ada hakim dan pengacara,” ujar Jubir KPK Febri Diansyah kepada detikcom.

Belum diketahui siapa saja enam orang yang ditangkap KPK tersebut. Para pihak yang ditangkap ini masih berstatus terperiksa.

“KPK mempunyai waktu 24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan,” ujar Febri.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan perkara dalam OTT ini merupakan perkara perdata yang sedang ditangani PN Jaksel. “Berkaitan dengan perkara perdata,” ujar Agus.

Selain seorang hakim, ada juga seorang pengacara yang ditangkap oleh tim penyidik.

“Ada juga pengacara,” ujar Febri Diansyah.

Selain hakim dan pengacara, ada empat orang lain yang diamankan KPK. Kabarnya ada juga pihak tertangkap dari unsur panitera pengadilan.

KPK akan memberikan penjelasan lebih lanjut dalam konferensi pers dalam waktu dekat.

Tim‎ penindakan lembaga antirasuah itu juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai pecahan Dolar Singapura senilai ratusan juta rupiah.

“Barang bukti yang disita uang tunai valas Sin Dolar (Dolar Singapura-red) setara ratusan juta rupiah,” ucap sumber internal penegak hukum di KPK kepada Okezone di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

You may also read!

Hitung Sementara, 73 Persen WNI di Inggris dan Irlandia Pilih Jokowi-Ma’ruf

SinarHarapan.id - Pasangan calon (paslon) 01 Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma'ruf Amin memperoleh 2.966 suara (73,82 persen)

Read More...

PSI dan PDIP Primadona, Jokowi-Ma’ruf Unggul 72 Persen di Hongaria

SinarHarapan.id-Paslon 01, Jokowi - Ma’ruf memimpin dengan perolehan suara 227 dari total suara 317 di PPLN Budapest, Hongaria.  Hal

Read More...

Jokowi-Ma’ruf Amin Raup 91 Persen Suara di Iran

SinarHarapan.id- Pasangan calon presiden dan wakil presiden Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma'ruf Amin memperoleh suara 90,90 persen

Read More...

Mobile Sliding Menu