Gubernur Jabar Ajak Pengusaha Singapura Berinvestasi dan Berwisata

In Nusantara

SinarHarapan.id – Sebagai bagian dari penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Singapura ke Bandung, Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya memimpin Misi Bisnis terdiri dari 18 pelaku bisnis Singapura.

Para pebisnis ini menghadiri pertemuan yang diselenggarakan di Kantor Bank Indonesia, Bandung, guna menjajaki peluang kerja sama dan investasi proyek infrastruktur di Jabar dan peluang ekspor produk ekspor unggulan dari Provinsi Jawa Barat.

Beberapa proyek infrastruktur yang ditawarkan mencakup pengolahan sampah, pembangkit listrik hydro, smart city, ekonomi digital, konstruksi, Bandara Kertajati dan pelabuhan laut serta peluang ekspor sayur dan buah segar serta produk kopi khas Jawa Barat.

Beberapa pengusaha berminat menjajaki peluang kerja sama dan akan menindak-lanjuti dengan masing-masing mitra potensial yang memiliki proyek-proyek tersebut.

Dalam kunjungan misi bisnis juga dilakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung.

Gubernur Jabar mengajak pengusaha Singapura untuk berinvestasi di Jawa Barat serta berwisata sambil melihat peluang ekspor.

“Kenapa Jawa Barat? Pertumbuhan ekonomi Jabar yang tinggi di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, jumlah penduduk 50 juta sebagai pasar sekaligus SDM yg menjadikan Jawa Barat sebagai Provinsi terbesar di Indonesia,” kata Ridwan Kamil.

“Selain itu, 60 persen dari kawasan industri berlokasi di Jawa Barat dengan pembangunan infrastruktur yang masif menjadikan Jawa Barat tempat yg sangat menjanjikan bagi para investor” kata pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini.

Gubernur Ridwan Kamil juga menjelaskan visinya, antara lain pengembangan “One Village, One Company”, Smart City di 27 kota serta pengembangan destinasi wisata ke 27 kota, pengembangan Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan serta mendorong peningkatan ekspor kopi khas Jabar.

Dubes RI untuk Singapura Ngurah Swajaya menjelaskan mengenai peluang yang sangat potensial di Bandung dan Jabar dalam berbagai bidang unggulan. Mulai dari produk ekspor unggulan seperti kopi, teh dan sayur dan buah segar, hingga destinasi wisata yang beragam serta  SDM yang unggul dalam sektor jasa dan khususnya ekonomi digital.

Penerbangan langsung seminggu 4 kali akan menjadikan potensi makin berkembang. “Untuk kegiatan ini, kita bekerjasama dengan semua stakeholders seperti Pemprov Jawa Barat, Bank Indonesia, BKPM, KADIN dan HIPMI”, ujar Dubes Ngurah.

“Baiknya kondisi perekonomian Jawa Barat tersebut adalah salah satu alasan mengapa para investor harus menanamkan modalnya di Jawa Barat” jelas Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

 

You may also read!

Mitsubishi Expander Resmi Menjadi Kendaraan Operasional Crew Garuda Indonesia

SinarHarapan.id -Sebanyak 401 unit kendaraan Mitsubishi XPANDER telah resmi diserahterimakan kepada Garuda Indonesia, khususnya untuk kelancaran dan kemudahan operational

Read More...

Penghargaan IICD Dibuka Menteri Keuangan Sri Mulyani

SinarHarapan.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) menerima cinderamata dari Ketua Dewan Penasehat IIPG Boediono dan disaksikan oleh Chairman Indonesian

Read More...

Bank BTN Emiten Terbaik Terapkan GCG

SinarHarapan.id - Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Iman Nugroho Soeko bersama Komisaris Independen Lucky Fathul Aziz menerima penghargaan

Read More...

Mobile Sliding Menu