Gubernur Jambi Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara

In Sosial

SinarHarapan.id – Gubernur Jambi nonaktif, Zumi Zola, divonis dengan hukuman enam tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara.

Vonis dibacakan ketua majelis hakim Yanto saat sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Dalam sidang tuntutan beberapa waktu lalu, Zumi Zola dituntut delapan tahun penjara serta denda Rp 1 miliar oleh jaksa penuntut umum. JPU menyebut Zumi terbukti bersalah menerima gratifikasi serta memberikan suap.

Vonis hakim pun ternyata enam tahun, tak berbeda jauh dari tuntutan JPU.

“Menyatakan terdakwa Zumi Zola terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata hakim ketika membacakan amar putusan.

Dalam vonis tersebut, hakim menyebutkan bahwa Zumi Zola terbukti menerima uang gratifikasi saat ia menjabat sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021. Zola dibantu tiga orang kepercayaannya saat melakukan gratifikasi.

Pada Agustus lalu, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Zumi Zola telah menerima gratifikasi dengan total Rp 50 miliar, USD 177,300, dan SGD 100 ribu.

Penerimaan gratifikasi dilakukan sejak Zumi Zola menjabat sebagai Gubernur Jambi pada tahun 2016.

Atas penerimaan gratifikasi, JPU mendakwa Zola telah melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Selain itu, JPU juga mendakwa Zumi Zola telah memberi suap dengan total Rp 16.490.000.000 kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019.

Uang suap diberikan Zumi terkait ketok palu pembahasan APBD Tahun Anggaran 2017. Jaksa menyebut, agar pembahasan anggaran APBD 2017 lancar Zumi mengeluarkan masing-masing Rp 200 juta untuk anggota DPRD, Badan Anggaran sebesar Rp 225 juta, dan anggota komisi masing-masing mendapat Rp 375 juta.

Atas pemberian suap ini, mantan Bupati Tanjung Jabung Timur ini didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

You may also read!

Mitsubishi Expander Resmi Menjadi Kendaraan Operasional Crew Garuda Indonesia

SinarHarapan.id -Sebanyak 401 unit kendaraan Mitsubishi XPANDER telah resmi diserahterimakan kepada Garuda Indonesia, khususnya untuk kelancaran dan kemudahan operational

Read More...

Penghargaan IICD Dibuka Menteri Keuangan Sri Mulyani

SinarHarapan.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) menerima cinderamata dari Ketua Dewan Penasehat IIPG Boediono dan disaksikan oleh Chairman Indonesian

Read More...

Bank BTN Emiten Terbaik Terapkan GCG

SinarHarapan.id - Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Iman Nugroho Soeko bersama Komisaris Independen Lucky Fathul Aziz menerima penghargaan

Read More...

Mobile Sliding Menu