Luncurkan 5 Varian Ban Terbaru, Hankook Ramaikan Industri Ban Di Tanah Air

In Otomotif

SinarHarapan.id –Hankook Tire,Perusahaan ban asal Korea Selatan, perkenalkan lima varian ban  terbaru untuk pasar Indonesia di awal tahun 2019 ini.

Langkah tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan pasar otomotif di Tanah Air, khususnya segmen kendaraan MPV (multi purpose vehicle) dan SUV (sport utility vehicle).

“Kami menyadari bahwa penjualan kendaraan penumpang masih didominasi oleh segmen MPV. Namun kami juga menyadari adanya peningkatan penjualan mobil premium Eropa dan premium MPV, serta pertumbuhan signifikan pada porsi penjualan SUV,” ujar President Director of PT Hankook Tire Indonesia Sales Division, Jason Soo Lee, di Jakarta, Kamis, (10/01).

“Di awal 2019 ini kami perkenalkan 5 varian produk ban baru untuk pasar Indonesia, demi memenuhi permintaan konsumen Indonesia,” ujar Jason.

Kelima ban baru yang akan dihadirkan Hankook Tire yakni Ventus Prime 3, Kinergy Eco2, Optimo, Dynapro AT2 dan Dynapro MT2. Ventus Prime 3 akan menjadi ban yang paling awal dikeluarkan, yakni pada bulan ini.

Ventus Prime 3 hadir untuk menyasar segmen mobil premium Eropa dan MPV. Ban ultra-high performance yang dirancang untuk segala kondisi tersebut merupakan penyempurnaan dari ban sporty Ventus Prime 2.

Ventus Prime 3 diklaim mengalami peningkatan cengkraman pada ban baik dalam kondisi jalanan kering maupun basah. Ban pemenang uji ban yang dilakukan oleh Auto Bild pada awal 2018 itu akan tersedia dalam 42 ukuran, bervariasi dari 16 hingga 19 inci.

Kemudian pada bulan April Hankook Tire akan meluncurkan Kinergy Eco2 dan Optimo. Kedua ban tersebut dihadirkan untuk memenuhi permintaan pasar MPV dan LCGC (low cost green car). “Hankook Kinergy Eco2 dan Hankook Optimo menawarkan kenyamanan dan keiritan bahan bakar,” ungkap Jason.

Kinergy Eco2 dikembangkan untuk mobil modern berukuran kecil, kompak, dan menengah, sedangkan Optimo diperuntukkan sebagai original equipment tire pada beberapa sedan sporty dan coupe. Baik Kinergy Eco2 dan Optimo sama-sama diklaim sangat cocok digunakan untuk berbagai kondisi cuaca, baik jalanan kering maupun basah.

Hankook Kinergy Eco2 tersedia dalam 34 ukuran, mulai dari 13 inci hingga 17 inci, sementara Optimo hadir dalam enam ukuran mulai dari 15 inci hingga 18 inci.

Adapun untuk segmen SUV dan truk sport, Hankook Tire memperkenalkan generasi baru Dynapro AT2 dan Dynapro MT2. Dynapro AT2  dirancang dengan pola seimbang antara traksi off-road dan kenyamanan berkendara onroad.

Selain itu, ban yang akan diluncurkan pada April tersebut dilengkapi teknologi pencegah kebisingan dan diklaim memiliki umur ban yang lebih panjang dan tingkat keausan yang merata karena tekanan pada permukaan ban terdistribusi secara merata.

Sementara Hankook Dynapro MT2 merupakan ban off-road dengan desain agresif yang diklaim memiliki performa tinggi dalam berbagai medan, baik berlumpur, tanah, pasir hingga bebatuan. Ban ini akan diedarkan di pasar otomotif Indonesia pada Agustus mendatang.

Hankook Dynapro AT2 tersedia dalam 15 ukuran dari 15 hingga 18 inci, sedangkan Dynapro MT2 tersedia dalam 14 ukuran dari 14 hingga 20 inci.

Supervisor Asia Pacific, Africa & Midle-East Marketing Strategy Team Hankook Tire Indonesia Theonanta Pardede mengatakan dari kelima ban baru yang akan diluncurkan, empat di antaranya diproduksi di dalam negeri, hanya Dynapro MT2 yang diproduksi di pabrik Korea Selatan.

You may also read!

Dubes RI: ASEAN Tolak Proteksionisme dalam Perdagangan Minyak Sawit

SinarHarapan.id -  Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) menolak kebijakan proteksionisme dalam perdagangan minyak kelapa sawit. Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar

Read More...

TVRI Memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan LPP TVRI tahun 2018

SinarHarapan.id - Setelah tiga tahun berturut-turut mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI meraih opini

Read More...

Halal bi Halal DPP PKB

SinarHarapan.id - Ketum PBNU Said Aqil Siradj (tengah), bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (dua kiri), Menteri Riset, Teknologi,

Read More...

Mobile Sliding Menu