Diduga Lakukan Penipuan, Seorang Caleg DPR RI Dilaporkan ke Bareskrim

In Politik
  • Foto: Anthony James dan Fikri Abdul Ajis selaku kuasa Hukum PT ISDN yang berdomisili di Singapura melaporkan Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Tengah, Hendrik Gary Lyanto ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/2). Hendrik yang juga merupakan suami dari Junita Liesar artis sosialita sahabat dekat artis syahrini, dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana sebesar US$ 2.500.000 terkait kerjasama pengelolaan tambang di Nusa Tenggara Timur. (SH/ HO)

SinarHarapan.id – Seorang calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Gerindra, Hendri Gary Lyanto dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh perusahaan pelayanan perdagangan batubara dari Singapura, ISDN Resource Pte dengan tuduhan dugaan penipuan dan tindak pidana pencucian uang.

Pelaporan dilakukan oleh kuasa hukum korban, Anthony James Harahap dari Sah Law Office dengan bukti laporan LP/B/0254/II/2019/BARESKRIM tanggal 27 Februari 2019. Pasal yang dikenakan adalah pasal 378 Tentang Penipuan, pasal 372 Tentang Penggelapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Menurut Anthony, kasusnya bermula ketika Hendrik menawarkan sebuah kerjasama pengelolaan pertambangan dengan memberikan sejumlah data kepada kliennya, yakni tambang PT. BunYan Hasanah dan PT. Gema Energy Indonesia yang berlokasi di Desa Oerinbesi dan Oekopa, Nusa Tenggara Timur.

Sebagai tindak lanjut dari penawaran tersebut, kliennya akhirnya tertarik kemudian menandatangani Perjanjian Pengelolaan Pertambangan dengan PT. Bun Yan Hasana pada 3 September 2014 silam dan juga memberikan dana sejumlah US$ 2.500.000

“Namun pada saat dilakukan pengecekan, diketahui bahwa deposit tambang di kedua lokasi tersebut tidak sesuai dengan informasi yang diberikan kepada klien kami atau tidak layak tambang,”ungkap Antony usai memasukkan laporannya ke SPKT Bareskrim, Gedung Kementrian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (27/2)

Sesuai dengan kesepakatan, lanjut dia, kliennya kemudian melakukan pembatalan perjanjian dan meminta dana yang telah diberikan untuk dikembalikan sebagaimana yang disepakati.

“Dalam perjanjian disepakati bahwa dana yang diberikan harus segera dikembalikan apabila tambang yang dikerjakan tidak sesuai dengan data yang diberikan atau dinyatakan tidak layak tambang dan klien dapat membatalkan perjanjian. Sebagai jaminannya, Hendrik juga telah memberikan Personal Guarantee/Jaminan Pribadi,” papar Anthony.

“Namun hingga saat ini Pihak Terlapor belum juga menunjukkan itikad baiknya untuk mengembalikan dana tersebut padahal sudah berbagai upaya secara mediasi telah dilakukan baik dari klien kami maupun kami selaku kuasa hukum,” pungkas Anthony. (SH/EOS/R)

You may also read!

Pasar Malam Indonesia di Malmo-Swedia

SinarHarapan.id -  Beragam budaya Indonesia digelar dalam Pasar Malam Malmö 2019 Indonesisk Kvällsmarknad  di Limhamn Folkets Hus, Malmö, Swedia,

Read More...

Film “Boccia” Besutan Sutradara WNI Diputar di Thailand

SinarHarapan.id -  Lebih dari 200 penonton  di SF Cinema Bangkok  tersentuh menyaksikan film “Boccia”, sebuah film dokumenter non komersial tentang

Read More...

ILUNI UI Peduli Bencana Kabut Asap

SinarHarapan.id - Kadri Mohamad Komunitas Biduan (kiri), Endang Mariani Koordinator ILUNI UI Peduli (dua kiri), Andre Rahadian Ketua Umum ILUNI

Read More...

Mobile Sliding Menu