Grace Natalie: Cabut SKB 3 Menteri Soal Tempat Ibadah

In Politik
  • Foto: Beritasatu

SinarHarapan.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie akan mengusahakan pencabutan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri soal pendirian tempat ibadah. Grace Natalie menilai SKB 3 menteri itu melanggar UUD 1945 pasal 28e dan pasal 29.

“Pasal itu menyebut kebebasan bagi semua orang tentang kemerdekaan orang untuk memeluk agama dan beribadah. Negara menjamin ketika warga negaranya melakukan peribadatan,” kata Grace dalam pidato politik berjudul “Musuh Utama Persatuan Indonesia”, di Festival 11 Yogyakarta di Graha Pradipta Jogja Expo Center, Senin (11/2/2019).

Jika ada produk hukum yang bertentangan dengan UUD 1945 dan bertentangan dengan semangat konstitusi, maka jelas bertentangan dan terjadi diskriminasi. Sebab ada pembatasan orang sehingga ia tidak bisa atau sulit untuk beribadah.

“PSI akan melakukan deregulasi, menghapuskan peraturan bersama menteri yang jelas-jelas menghalangi kebebasan orang beribadah sebagaimana yang dijamin oleh konstitusi,” kata dia.

Soal intoleransi, Grace Natalie menyatakan itu membahayakan persatuan bangsa, serta menimbulkan konflik dan menghancurkan toleransi.

Grace menyebut intoleransi tidak hanya terjadi terhadap orang yang masih hidup, tetapi terhadap orang yang sudah meninggal dunia.  Grace merujuk pada peristiwa yang terjadi di Kotagede, Yogyakarta, di mana ada orang meninggal terpaksa harus dipindah karena beda agama.

Grace Natalie juga menyebut saat ini ada fenomena normalisasi intoleransi. Pembiaran penyerangan atas kelompok yang berbeda keyakinan, penutupan tempat ibadah, meluasnya ceramah kebencian, lama-lama menjadi sesuatu yang dianggap biasa.

“Gejala normalisasi intoleransi adalah ketika masyarakat menganggap intoleransi sebagai sesuatu yang normal akibat meluasnya kampanye kultural yang mengajak orang hanya berpikir secara biner hitam – putih. Kaum kita – musuh kita,” kata Grace.

PSI, kata dia akan melawan intoleransi. PSI juga akan melawan segala bentuk ancaman bagi persatuan masyarakat Indonesia karena sesuai dengan perjuangan pokok partai.

You may also read!

Hitung Sementara, 73 Persen WNI di Inggris dan Irlandia Pilih Jokowi-Ma’ruf

SinarHarapan.id - Pasangan calon (paslon) 01 Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma'ruf Amin memperoleh 2.966 suara (73,82 persen)

Read More...

PSI dan PDIP Primadona, Jokowi-Ma’ruf Unggul 72 Persen di Hongaria

SinarHarapan.id-Paslon 01, Jokowi - Ma’ruf memimpin dengan perolehan suara 227 dari total suara 317 di PPLN Budapest, Hongaria.  Hal

Read More...

Jokowi-Ma’ruf Amin Raup 91 Persen Suara di Iran

SinarHarapan.id- Pasangan calon presiden dan wakil presiden Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma'ruf Amin memperoleh suara 90,90 persen

Read More...

Mobile Sliding Menu