AROPI Pertanyakan Peraturan Pemilu No 7

In Foto

Pendiri Asosiasi Riset Opini Punlik (AROPI), Denny JA didampingi Ketua Umum AROPI Sunarto dan Anggota AROPI Umar S Bakry mempertanyakan Peraturan Pemilu No 7, Tahun 2017 pasal 449 ayat 2 dan 5 yang melarang Lembaga Survei mengumumkan hasil hitung cepat sebelum dua jam pencoblosan selesai saat jumpa pers di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Jumat (15/3/2019). Terkait kembalinya pasal yang memgancam hak warga untuk tahu lebih cepat, maka AROPI mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi atas UU tersebut. (Foto SH Elvis Sendouw)

You may also read!

Dua Panggung Megah Jakarta Fair Siap Hibur Pengunjung

SinarHarapan.id -Event akbar tahunan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019 mulai dibuka pada Rabu (22/5) kemarin. JFK kembali hadir di

Read More...

DFSK Hadir Di Jakarta Fair 2019

SinarHarapan.id -Jakarta Fair merupakan salah satu ajang pameran terbesar di Asia Tenggara yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya untuk menyambut

Read More...

Audi Q8 dan VW Tiguan Allspace Siap Mengaspal Di Indonesia

SinarHarapan.id - PT Garuda Mataram Motor (GMM), Agen Pemegang Merek Audi dan Volkswagen (VW) di Indonesia akan meluncurkan dua SUV

Read More...

Mobile Sliding Menu