Jokowi-Ma’ruf Menang 76 Persen di Jerman

In Internasional

SinarHarapan.id –  Pasangan calon presiden dan wakil presiden  Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma’ruf Amin memperoleh 76,34 persen suara mengalahkan pesaingnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam pemilihan presiden di luar negeri yang digelar di Berlin, Jerman.

Setelah proses pemilihan Pilpres dan Pileg, 13 April lalu, PPLN Berlin melakukan penghitungan suara pada Rabu, 17 April 2019.

Pukul 07.45 surat suara tiba di lokasi penghitungan yakni di Aula KBRI Berlin, Jerman.

Seperti diketahui surat suara tersebut sebelumnya disimpan di Ruang Penitipan (Deposit Center) salah satu perusahaan di Jerman.

Sebelum penghitungan surat suara dimulai, tepat pukul 08.15 waktu setempat PPLN dan KPPSLN mengumumkan penutupan resmi penerimaan surat suara melalui pos.

“Dengan demikian semua surat suara sudah masuk. Dari penghitungan yang kami lakukan, total jumlah surat suara yang diterima adalah sebanyak 1.853 terdiri dari 1257 surat suara melalui TPS dan 596 dikumpulkan melalui jasa pos,” jelas Ellizabeth.

Anggota PPLN Berlin yang bertindak selaku penanggung jawab penghitungan suara.

Proses penghitungan surat suara resmi dimulai pukul 08.30.

Penghitungan dilakukan dalam 4 kelompok berdasarkan metode pengumpulan surat suara, yaitu 3 melalui TPS dan 1 melalui pos.

Penghitungan dilakukan oleh KPPSLN, dan PPLN dengan disaksikan para saksi. Masyarakat Indonesia di sekitar Berlin pun tak ingin ketinggalan menyaksikan proses penghitungan surat suara.

Untuk memperluas jangkauan liputan proses penghitungan surat suara, PPLN juga menyiapkan siaran langsung melalui Facebook.

Hal ini karena memang kapasitas tampung Aula KBRI Berlin sangat terbatas. Dengan meminimalisir jumlah orang yang datang menyaksikan langsung di aula, diharapkan proses penghitungan surat suara dapat lebih tertib dan lancar.

Siaran langsung penghitungan surat suara melalui Facebook ini tampak cukup efektif.

Tak hanya disaksikan oleh masyarakat yang ada di Berlin saja, masyarakat dari wilayah lain pun, termasuk di Indonesia, dapat memantau proses penghitungan ini.

Dari beberapa kali postingan siaran langsung, tercatat total tayang sebanyak 48.415, komentar 1263, dibagikan 378, dan suka 954.

Secara umum proses penghitungan suara berjalan lancar.

“Ini di luar dugaan kita. Kita sebelumnya membayangkan akan banyak perdebatan tentang sah atau tidaknya surat suara. Namun hal itu tidak terjadi, semua berjalan sangat lancar dan hampir tak ada kendala. Dalam waktu kurang dari 3 jam kita sudah bisa menghitung surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, Alhamdulillah,” kata Roni Soesman, Ketua PPLN Berlin.

Komentar serupa dilontarkan Ibu Hermin, saksi dari Partai Gerindra.

“Semuanya teroganisir dengan baik. Mulai dari pemilihan hingga penghtungan suara hari ini. Semua petugasnya bekerja dengan baik dan maksimal. Boleh dibilang tidak ada kendala yang signifikan. Saya sangat apresiasi semuanya,” ujar Hermin.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Agung Gumilar sebagai saksi dari TKN (Paslon 01).

Dari total surat suara TPS dan pos sejumlah 1.853, untuk pemilihan presiden dan wakil presiden tercatat 1.384 suara untuk Paslon 01  Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma’ruf Amin (76,34%), 429 suara untuk Paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno  (23,66%) dan 40 suara tidak sah.

Sementara untuk Pemilihan Legislatif (Pileg), lima partai yang meraih surat suara terbanyak adalah PSI, PDIP, PKS, Nasdem, dan Gerindra.

Dari perhitungan surat suara yang dilakukan, diketahui bahwa jumlah surat suara yang sah berkisar 99,98%.

“Ini patut disyukuri, karena berarti hampir semua pemilih paham aturan mainnya,” ujar Roni.

Anindya, mahasiswa di Berlin yang pada pemilu tahun ini menjadi pemilih pemula, mengakui bahwa tugas PPLN dan KPPSLN tidak semudah yang dibayangkan.

“Tapi hebat, semuanya lancar dan damai. Untungnya saya mengikuti Bimtek yang diselenggarakn PPLN Berlin, jadi bisa mengerti, dan ternyata seru mengikuti semua prosesnya,” kata dia.

“Hari ini adalah kebahagiaan besar buat kami. Sampai di ujung proses ini kita bisa lakukan dengan baik, aman dan lancar. Hampir tak ada masalah. Ini tentunya tak lepas dari bantuan dan dukungan semua pihak, terutama masyarakat Indonesia, PPLN KPPSLN, saksi dan pihak KBRI Berlin,” kata Roni.

“Kita senang di akhir-akhir setelah penghitungan kita sempat nyanyi bareng, diiringi music life. Rasanya semboyan yang kami gaungkan selama ini terwujud. Bagi kami Pemilu di Berlin adalah Pemilu Bahagia”, tutup Roni. (Sumber: KBRI Berlin)

You may also read!

Kelelahan, Masalah Utama Jemaah Haji Lanjut Usia

SinarHarapan.id -  Jemaah haji dari seluruh penjuru dunia mulai berdatangan ke tanah suci, baik di Madinah maupun langsung ke

Read More...

Tokoh Pemuda Ethiopia Ramaikan Perayaan HUT RI 2019 di KBRI Addis Ababa

SinarHarapan.id - Sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi pemuda Ethiopia ikut merayakan kegiatan peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia di Kedutaan Besar

Read More...

Pertama dalam Sejarah, Putra Raja Salman Sambut Jemaah Haji Indonesia di Madinah

SinarHarapan.id -  Putra Raja Salman, Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menyambut kedatangan kloter jamaah haji Indonesia dari

Read More...

Mobile Sliding Menu