Soal “Islam Prabowo Tidak Jelas”, Yusril Beberkan Bukti Omongan Rizieq via WA

In Eksposisi

SinarHarapan.id – Pengurus Partai Bulan Bintang (PBB) melakukan pembelaan sekaligus mengklarifikasi tudingan bahwa ketua umum mereka, Yusril Ihza Mahendra, berbohong soal pernyataan Imam Besar FPI Rizieq Syihab.

Pernyataan yang dimaksud terkait pernyataan Rizieq yang menyebut capres Prabowo Subianto Islamnya lemah.

Debat soal islam Prabowo ini berawal dari wawancara Yusril dengan sebuah media dan menyebut bahwa Rizieq pernah mengatakan “Islam Prabowo tidak jelas”. Kemudian ucapan Yusril itu dibantah Rizieq di Front TV, dan menyebut apa yang disampaikan Yusril bohong.

Beredar video Front TV di media sosial mengenai dua kebohongan besar Prof Yusril Ihza Mahendra yang disampaikan Rizieq Syihab.

Pertama, Rizieq mengatakan Yusril telah berbohong dengan mengatakan sering telepon-teleponan dengan dirinya. Kedua, Yusril juga berbohong menyebut “Islam Prabowo Tidak Jelas” dengan mengatasnamakan dirinya.

Ketua Bidang Pemenangan Presiden dari PPB, Sukmo Harsono, kemudian membuat jumpa pers membela Yusril.

Dia menegaskan, Yusril berbicara yang sebenarnya terkait pernyataan Rizieq yang menyebut Prabowo lemah Islamnya. Karena itu, Sukmo membantah tudingan Yusril berbohong.

“Saya ingin menegaskan bahwa Prof Yusril menyatakan yang sebenar-benarnya. Saya membawa alat bukti bahwa telah terjadi percakapan dan perbincangan antara Yusril dan Habib (Rizieq) yang meragukan keislaman salah satu paslon tersebut,” kata Sukmo saat menggelar konferensi pers di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).

Alat bukti yang dilampirkan Sukmo berupa screenshot percakapan antara Yusril dan Rizieq pada November 2018 lalu. Percakapan tersebut membahas mengenai capres mana yang akan didukung oleh keduanya.

Barang bukti yang ditunjukan Ketua Bidang Pemenangan Presiden Sukmo Harsono berupa screenshot percakapan antara Yusril dan Rizieq. Foto: Darin Atiandina/kumparan

Sukmo juga menampilkan bukti percakapan itu seperti dikutip Kumparan. Dalam kesempatan itu, Sukmo membacakan petikan percakapan antara Yusril dengan Rizieq.

“Di dalam percakapan ini salah satunya dikatakan bahwa, ‘kita memang sangat dilematis, di satu sisi umat ingin ganti presiden karena berbagai alasan yang sangat mendasar dan disisi lain alternatif pilihan pendampingan PS (Prabowo Subianto) tidak dengan ulama,” kata Sukmo membacakan apa yang tulis Rizieq kepada Yusril lewat WhatsApp.

“Dukungan ijtima untuk PS harus berdampingan cawapres ulama, justru karena kita tahu PS lemah tentang Islam dan lingkarannya pun masih banyak yang islamophobia. Apalagi PS sudah terjebak dengan SBY dan propaganda politik Islam yang disebutnya sebagai integritas, gemar dengan SARA dan ini juga salah satu sebab kandasnya cawapres ulama,” demikian pernyataan yang diduga dari Rizieq.

Melalui percakapan tersebut, Sukmo yakin bahwa Rizieq yang telah berbohong dengan tidak mengakui pernah melakukan percakapan dengan Yusril soal keislaman Prabowo yang lemah.

“Maka clear yang melakukan kebohongan bukan Prof Yusril tetapi yang melakukan penistaan adalah yang menyatakan Prof Yusril sudah berbohong,” kata Sukmo.

Yusril Ihza Mahendra juga mengungkap transkrip lengkap percakapan WhatsApp dengan Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo Subianto. Yusril menegaskan transkrip percakapan itu merupakan bukti bahwa dirinya tak menyebarkan kebohongan.

“Perhatikan tanggal dan jam komunikasi via WA antara Yusril dan Habib Rizieq. Komunikasi bulan September 2018 itu belum dua tahun, lho. Nyata dalam video itu Habib Rizieq BERBOHONG. Yusril dan Habib tidak pernah komunikasi membahas Prabowo seperti dikatakan Habib Rizieq juga BOHONG,” kata Yusril kepada wartawan, Rabu (3/4/2019), seperti dikutip detikcom.

Bukti chat Yusril dan Rizieq. Foto: Dok. Yusril

“Perhatikan dalam WA di atas Rizieq yang bilang “PS lemah tentang Islam & lingkarannya pun masih banyak yang “Islamphobia”. Apalagi PS sudah terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan Politik Islam yang disebutnya sebagai “Politik Integritas” beraroma SARA” dan seterusnya,” ujarnya.

Pengacara Habib Rizieq Syihab, Sugito Atmo Prawiro, meminta PBB membeberkan bukti percakapan Yusril Ihza Mahendra dengan kliennya yang meragukan keislaman Prabowo. Sugito meminta bukti tersebut tidak disimpan.

“Ya kalau memang dia punya bukti dan informasi diserahkan saja, diinformasikan saja. Kalau kami selama ini mengatakan ya memang kalau Prabowo Islamnya, menurut Habib Rizieq biasa saja tetapi masih Islam. Tapi kalau misalnya mengatakan meragukan keislaman Prabowo, kalau memang Yusril punya bukti informasi jangan hanya keep saja,” kata Sugito saat dihubungi, Rabu (3/4/2019).

Sugito menjelaskan Habib Rizieq akan menyampaikan klarifikasi jika bukti tersebut disampaikan. Sugito berharap tak ada kesalahan persepsi yang ditimbulkan akibat pernyataan PBB itu.

“Jadi jangan menimbukan mispersepsi biar nanti Habib Rizieq bisa mengklarifikasi,” ujarnya.

You may also read!

Jokowi-Ma’ruf Menang 76 Persen di Jerman

SinarHarapan.id -  Pasangan calon presiden dan wakil presiden  Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma'ruf Amin memperoleh 76,34

Read More...

Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Pemilu LN Swedia dan Latvia

SinarHarapan.id- Pasangan calon presiden-wakil presiden Ir. H. Joko Widodo dan Dr. KH Ma'ruf Amin menang telak dari pesaingnya Prabowo

Read More...

Pasangan Jokowi-Ma’ruf dan PDIP Unggul di PPLN Kamboja

SinarHarapan.id - Pasca Pesta Rakyat 13 April 2019 lalu, keseruan Pesta Demokrasi berlanjut dengan penghitungan Surat Suara Presiden dan

Read More...

Mobile Sliding Menu