Nikmatnya Berbuka dengan Kolak, Martabak dan Bubur Sumsum di London

In Internasional

SinarHarapan.id –  Setelah berpuasa selama kurang lebih 18 jam, masyarakat Indonesia yang tinggal di London dan sekitarnya, melaksanakan acara buka puasa bersama di KBRI London.

Acara “bukber” yang diselenggarakan oleh Pengajian Masyarakat Indonesia-London tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadh Abdul Atiq Syarifuddin yang didatangkan dari Indonesia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris merangkap Irlandia dan International Maritime Organization (IMO), Dr. Rizal Sukma dan Ibu Hana A. Satriyo tampak hadir bersama kurang lebih 250 warga muslim Indonesia lainnya.

Ustadh Atiq yang merupakan lulusan Universitas Umm Al-Qura Makkah memulai ceramahnya dengan mengajak hadirin untuk mengucap syukur kepada Alloh Swt karena diberikan-Nya kesehatan dan kekuatan untuk menjalani ibadah puasa yang cukup panjang selama 18 jam.

Dalam ceramah menjelang berbuka puasa tersebut, Ustadh Atiq menjelaskan lebih dalam mengenai makna Puasa Ramadhan, yang tujuannya adalah lebih dari sekedar menahan rasa lapar dan dahaga.

Ustadh Atiq menerangkan bahwa Puasa Ramadhan apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW akan meningkatkan iman dan akhlak orang yang melaksanakannya.

Untuk itu, Ustadh Atiq menganjurkan agar selama bulan Ramadhan, seorang muslim semakin memperbanyak ibadah sholat (berdzikir), membaca Al-Quran dan menunaikan dzakat (meningkatkan kepekaan sosial).

Dalam hal ini, Ramadhan dapat membawa orang yang melaksanakannya menjadi pribadi yang sholeh secara spiritual dan secara sosial.

Setelah ceramah Ustadh Atiq, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diawali dengan sajian ringan takjil berupa kurma, kolak pisang, martabak telor dan bubur sumsum.

Setelah pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustadh Atiq, seluruh hadirin berkesempatan menyantap makan malam bersama dengan menu khas Indonesia yakni daging empal, bakwan jagung, ikan tongkol, sayur lodeh dan kerupuk.

Selama berada di Inggris, Ustadh Atiq yang didampingi istrinya Ustadzah Amani Syahidah yang juga lulusan Universitas Umm Al-Qura Makkah dijadwalkan akan memberikan ceramah pada berbagai komunitas muslim Indonesia yang ada di beberapa kota diluar London, diantaranya Manchester, Bristol, Leeds, Newcastle dan beberapa kota lainnya.

Koordinator Pengajian Masyarakat Indonesia London, Thomas Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama dengan menghadirkan penceramah dari Indonesia selama bulan Ramadhan merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan (ukhuwah) sebagai sesama warga Indonesia yang tinggal jauh dari tanah air, disamping sebagai upaya meningkatkan pengetahuan ke-Islamannya.

(Sumber: KBRI London)

You may also read!

Dubes RI: ASEAN Tolak Proteksionisme dalam Perdagangan Minyak Sawit

SinarHarapan.id -  Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) menolak kebijakan proteksionisme dalam perdagangan minyak kelapa sawit. Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar

Read More...

TVRI Memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan LPP TVRI tahun 2018

SinarHarapan.id - Setelah tiga tahun berturut-turut mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI meraih opini

Read More...

Halal bi Halal DPP PKB

SinarHarapan.id - Ketum PBNU Said Aqil Siradj (tengah), bersama Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (dua kiri), Menteri Riset, Teknologi,

Read More...

Mobile Sliding Menu