“Reshuffle” Kabinet Jokowi Menunggu Waktu

In Eksposisi

SinarHarapan.id – Sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dari Presiden Joko Widodo  harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebanyak tiga menteri sepertinya sudah dan akan memiliki jadwal tetap untuk berkunjung ke KPK, yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman Hakim Saifuddin malah sudah menghadiri pemeriksaan di KPK sebagai saksi untuk tersangka kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang juga rekan separtai di PPP, yaitu M Romahurmuziy, pada Rabu (8/5/2019).

Kondisi ini seperti menjadi indikator bahwa akan ada kocok ulang alias reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi.

Jokowi memang belum memberikan jawaban terkait reshuffle Kabinet Kerja. Namun, pejabat di lingkaran Istana Kepresidenan, telah memberikan sejumlah pernyataan yang mengerucut kepada sejumlah hal, mulai dari hasil pemilu hingga status di KPK.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sudah buka suara terkait isu perombakan cabinet. Moeldoko menyebut bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan reshuffle kabinet bisa saja terjadi ataupun tidak dalam waktu dekat.

“Perombakan kabinet ya Presiden sudah mengatakan bisa iya, bisa tidak. Kami lihat kepentingannya,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019), seperti dikutip Liputan6.

Kendati begitu, dia berharap Jokowi tak melakukan reshuffle kabinet di ujung pemerintahannya. Diketahui, masa kerja pemerintahan Jokowi-JK akan berakhir pada Oktober 2019.

“Tetapi sekali lagi, kalau sudah persoalan hukum, Presiden selalu tidak mau intervensi tentang itu. Tergantung dari berprosessnya, apa yang terjadi sekarang ini,” kata dia.

Sementara itu, Staf Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut kepastiannya akan lebih tampak setelah pengumuman resmi KPU tentang Pemilu 2019.

“Kita juga harus menghormati tanggal penetapan yang dilakukan KPU dalam menetapkan pemenang Pemilu 2019. Insyaallah, kita tunggu 22 Mei 2019, Presiden akan segera melakukan langkah yang tepat,” kata Ngabalin, Sabtu (4/5/2019), seperti dikutip dari detikcom.

Ali tak menyebut detail kaitan pengumuman soal reshuffle kabinet dengan pengumuman hasil rekapitulasi KPU pada 22 Mei nanti. Ali berkata demikian karena Jokowi sering menyebut demikian.

“Karena berkali-kali Pak Presiden menyampaikan agar kita semua menunggu proses KPU,” kata Ali.

Perkembangan terbaru datang dari Juru Bicara Presiden Johan Budi. Johan Budi mengatakan reshuffle kemungkinan tidak akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum Lebaran 2019.

Ia menjelaskan, setiap saat ada kemungkinan reshuffle. Namun, “Sampai Lebaran ini paling tidak, tidak ada reshuffle,” kata dia di kantornya, Selasa (7/5), seperti dikutip Katadata.

You may also read!

Dua Panggung Megah Jakarta Fair Siap Hibur Pengunjung

SinarHarapan.id -Event akbar tahunan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019 mulai dibuka pada Rabu (22/5) kemarin. JFK kembali hadir di

Read More...

DFSK Hadir Di Jakarta Fair 2019

SinarHarapan.id -Jakarta Fair merupakan salah satu ajang pameran terbesar di Asia Tenggara yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya untuk menyambut

Read More...

Audi Q8 dan VW Tiguan Allspace Siap Mengaspal Di Indonesia

SinarHarapan.id - PT Garuda Mataram Motor (GMM), Agen Pemegang Merek Audi dan Volkswagen (VW) di Indonesia akan meluncurkan dua SUV

Read More...

Mobile Sliding Menu