Sidang Sengketa Pilpres Digelar, Ketua MK: Kami Tidak Dapat Diintervensi!  

In Foto

SinarHarapan.id – Sidang pertama sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk pemilihan presiden (pilpres) digelar Jumat (14/6/2019) di Gedung Mahkamah Konstitusi.

Pada awal persidangan, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, menegaskan hakim konstitusi tidak dapat diintervensi. Pernyataan itu disampaikan Anwar Usman saat membuka persidangan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk pemilihan presiden (pilpres).

“Kami tidak dapat diintervensi siapapun,” kata Anwar Usman, di ruang sidang pleno lantai 2 Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat. Hakim konstitusi tidak tunduk dan tidak takut kepada siapapun. Hakim konstitusi hanya tunduk pada konstitusi.

“Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai konstitusi, sesuai sumpah kami,” katanya.

Dia menjelaskan, hakim konstitusi memang berasal dari tiga lembaga. Tiga lembaga tersebut, yaitu Mahkamah Agung (MA), DPR RI, dan Presiden.

Hakim konstitusi dari lembaga pengusul MA, yaitu Anwar Usman, Manahan, dan Suhartoyo. Dari lembaga pengusul DPR, Arief Hidayat, Aswanto, dan Wahidudin. Sementara itu, presiden mengusulkan nama, Enny Nurbaeningsih, Saldi Isra, dan I Dewa Gede Palguna.

“Betul, kami berasal dari tiga lembaga pengusul, yaitu presiden, DPR dan jaksa agung.  Tetapi sejak kami mengucapkan sumpah, kami terikat pada sumpah. Kami tidak dapat dipengaruh oleh siapapun, kami hanya takut pada Allah SWT,” katanya.

You may also read!

Indonesia Terpilih Lagi Jadi Komite Pemberantasan Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dunia

SinarHarapan.id - Indonesia mendapatkan apresiasi dari berbagai negara atas pencapaian dan prestasi dalam mengatasi perdagangan satwa liar illegal pada sidang

Read More...

KBRI Budapest Rayakan HUT ke-74 RI dengan Pakaian Daerah

SinarHarapan.id - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Budapest dipenuhi dengan berbagai pakaian daerah dari seluruh Indonesia yang dikenakan oleh masyarakat

Read More...

Lebih dari 1.500 WNI Hadiri Pesta Rakyat di KBRI Bangkok

SinarHarapan.id -  Lebih dari 1.500 warga Indonesia, para duta besar negara ASEAN dan jajaran korps diplomatik serta warga Thailand

Read More...

Mobile Sliding Menu