TVRI Memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan LPP TVRI tahun 2018

In Sosial
SinarHarapan.id – Setelah tiga tahun berturut-turut mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pertama kalinya. Opini tersebut diberikan berdasarkan laporan keuangan TVRI pada 2018.
Anggota III BPK Achsanul Qosasi mengatakan, apresiasi yang tinggi perlu diberikan kepada TVRI. Sebagai lembaga negara yang bergerak di bidang penyiaran, ungkapnya.
TVRI mampu meraih prestasi yang prestisius. Kendati demikian dia menjabarkan, terdapat beberapa catatan yang diberikan BPK yang perlu dibenahi TVRI.
“Terdapat beberapa catatan dari kami, dan ini harus ditindaklanjuti oleh TVRI untuk peningkatan ke depannya,” kata Achsanul, di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).
Direktur Utama TVRI Helmy Yahya mengatakan, perolehan WTP tersebut merupakan prestasi tertinggi yang didapatkan TVRI. Dengan prestasi tersebut, dia berharap hal itu dapat menjadi tolok ukur terjadinya transformasi di lingkungan TVRI, terutama di sektor keuangan dan pengelolaan anggaran yang akuntabel.
“Ke depannya, dengan prestasi ini, kami bisa menghadirkan program-program televisi yang berkualitas dan diminati masyarakat. Catatan dari BPK juga akan kami tindaklanjuti,” kata Helmy.
Ke depan, dia menjabarkan, TVRI akan terus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan anggaran yang dimiliki. Hal itu dilakukan guna menjaga kepercayaan serta pergerakan struktur manajerial seluruh karyawan TVRI yang ada di seluruh Indonesia yang memiliki total 29 stasiun.
Di sisi lain dia menekankan, reformasi dan rebranding TVRI merupakan prioritas yang telah dimulai sejak tahun lalu. Dia mengingatkan, dengan capaian WTP yang ada, pihaknya meminta kepada seluruh karyawan TVRI agar melakukan percepatan dalam transformasi tersebut.
Sebagai saluran televisi publik, ke depan TVRI akan menghadirkan tayangan yang diharapkan merangsang persatuan bangsa menjadi semakin erat, apapun latar belakang pandangan maupun identitas masyarakatnya.
Dia mencontohkan, hal tersebut sudah dimulai dengan kembalinya TVRI menayangkan siaran olahraga bulutangkis dan sepak bola dunia. Hal tersebut dinilai dapat mengembalikan kehadiran TVRI di tengah masyarakat. Selain itu, TVRI juga sukses menjadi penyelenggara siaran Debat Calon Presiden, Siaran Pemilu, dan menjadi TV Pool pada berbagai kegiatan kenegaraan.
“Ini sebuah kepercayaan kepada kami. Maka akan kami sambut dengan progresif,” ungkapnya.
Helmy menceritakan, sejak 1,5 tahun silam saat pertama kali dia baru menjabat sebagai Direktur Utama TVRI, status pengelolaan keuangan TVRI berpredikat disclaimer (Tidak Memberikan Pendapat) dia mengatakan, dengan predikat tersebut pihaknya merasa tertantang dan berusaha menjadikan pengelolaan keuangan ke depannya menjadi lebih akuntabel.
Dengan adanya WTP, hal tersebut dapat menjadi modal bagi TVRI untuk membangkitkan kepercayaan terhadap mitra dan pihak-pihak lain yang ingin bekerja sama dengan TVRI. Bahwa dengan hal ini, dia percaya seluruh mitra kerja TVRI akan semakin progresif dalam meningkatkan serta membantu menghadirkan tayangan yang berkualitas. SH/AJ

You may also read!

Penegakan Hukum Dirasa Berat Sebelah, Keluarga Pendiri Bangsa M. Natsir Minta Keadilan Ke Presiden

Wapres Bidang OKK dan Hukum LSM LIRA, Irham Maulidy (kiri), Cucu HM Natsir, Hadi Pranoto (tengah) dan Advokat Mukhlis

Read More...

Ajakan Perdamaian untuk Menjaga Persatuan dalam Keberagaman Raih Penghargaan UOB Painting of the Year 2019 (Indonesia)

SinarHarapan.id-PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia)  menganugerahkan penghargaan UOB Painting of the Year 2019 (Indonesia) kepada Anagard untuk karyanya

Read More...

Kawan Lama Buka 9 Gerai Unit Usaha Sekaligus di Neo Soho Mall Jakarta

SinarHarapan.id-Kawan Lama Retail terus berekspansi dengan menambah toko baru di Jakarta tepatnya di Neo Soho Mall, Jl. Letjen S Parman,

Read More...

Mobile Sliding Menu