Diyat Tebusan 15,2 Miliar Selamatkan WNI dari Hukuman Mati

In Internasional

SinarHarapan.id –  Seorang warga negara Indonesia berhasil diselamatkan dari hukuman mati setelah uang diyat sebesar Rp 15,2 miliar dibayarkan kepada keluarga korban.

Penggalangan dana diyat untuk menyelamatkan WNI terancam hukuman mati asal Majalengka, Ety binti Toyyib Anwar berhasil mencapai jumlah yang diminta ahli waris yaitu sejumlah empat juta riyal Arab Saudi atau setara dengan Rp. 15,2 miliar.

Ety binti Toyyib Anwar adalah warga negara Indonesia yang bekerja di Kota Taif, Arab Saudi.

Ety Bt Toyyib Anwar dituduh menjadi penyebab majikan sakit dan meninggal dunia.

Keluarga majikan menuntut hukuman mati qishas. Setelah negosiasi yang panjang dan alot, keluarga majikan bersedia memaafkan dengan meminta diyat sebesar empat juta riyal.

Terkait penggalangan dana untuk menyelamatkan Ety Bt Toyyib Anwar, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menyampaikan bahwa sebagai pelayan WNI di Arab Saudi, KBRI berkomitmen untuk selalu mengupayakan yang terbaik bagi para WNI.

“Sejak tiba di sini 2016, kami menempatkan diri sebagai khadim al-Indunisiyyin, atau pelayan bagi warga negara Indonesia,” kata Dubes Abegebriel menambahkan bahwa dana tersebut merupakan hasil tabarru’ (sumbangan) dari para dermawan berbagai pihak di Indonesia.

Penggalangan dana tersebut bermula dari pertemuan Dubes RI dengan Fraksi PKB DPR RI di Gedung DPR Senayan Oktober 2018 dan kemudian disepakati untuk penggalangan dana yang pada waktu itu terkumpul Rp 5 miliar dan ditampung di LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama).

Secara khusus, Dubes Abegebriel menyampaikan terima kasih kepada LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama) yang telah memberikan sumbangan sebesar Rp. 12,5 miliar atau 80 persen dari jumlah diyat tebusan yang diminta ahli waris korban.

Dana Rp 12,5 miliar tersebut dihimpun oleh LAZISNU selama tujuh bulan dari para dermawan santri, dari kalangan pengusaha, birokrat (termasuk dua menteri), politisi, akademisi dan komunitas filantropi.

Dubes Abegebriel juga menyampaikan apresiasi kepada para dermawan di Indonesia yang menyumbang sehingga mencapai Rp 15,2 miliar.

Uang sejumlah empat juta riyal tersebut tercapai menjelang waktu tenggat waktu yang ditetapkan yaitu 30 syawal 1440 H/ 3 Juli 2019.

Hasil penggalangan dana tersebut telah dikirimkan pada 2 Juli 2019 ke rekening yang dibuat khusus oleh Pemerintah Provinsi Mekkah untuk kepentingan sumbangan diyat kasus Ety Bt Toyyib Anwar.

Dubes Abegebriel menambahkan bahwa dirinya selama ini terus berkomunikasi dengan wakil ahli waris Faisal al-Ghamdi yaitu Khalid Al-Ghamdi terkait hal ini termasuk permintaan penambahan waktu guna mengumpulkan sumbangan tersebut.

Batas akhir pembayaran sebenarnya berakhir di bulan Sya’ban 1440/ April 2019. Namun Dubes RI melakukan pendekatan dengan pihak ahli waris yang diwakili anak korban, Khalid al-Ghamdi untuk sepakat di akhir Ramadhan.

Dan ketika akhir Ramadhan dana belum juga mencukupi, Dubes Maftuh Abegebriel lalu minta untuk sampai akhir Syawal/awal Juli 2019 dan pihak ahli waris menyetujui.

Kedekatan hubungan Saudi dan Indonesia yang sedang dalam masa keemasan dimanfaatkan oleh Dubes Abegebriel untuk melakukan komunikasi dari hati ke hati dengan keluarga ahli waris Faisal al-Ghamdi.

Dengan telah lengkapnya jumlah yang diminta oleh ahli waris, maka KBRI Riyadh sudah mengirimkan nota diplomatik kepada Kerajaan Arab Saudi dan meminta Ety Bt Toyyib Anwar bisa segera dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia.

Dubes yang juga staf pengajar UIN Sunan Kalijaga tersebut juga mengisahkan kedatangannya di Rumah Ety di Majalengka pada Oktober 2018 untuk menemui anak dan saudara-saudara Ety serta meminta restu dan dukungan doa untuk melakukan “aksi kemanusiaan” penyelamatan Ety binti Tayib dari hukuman mati.

Dalam tiga tahun terakhir, KBRI Riyadh berhasil membebaskan 8 WNI dari hukuman mati dengan tanpa tebusan diyat. Di antaranya ada sepasang suami istri asal Indramayu.

You may also read!

Kelelahan, Masalah Utama Jemaah Haji Lanjut Usia

SinarHarapan.id -  Jemaah haji dari seluruh penjuru dunia mulai berdatangan ke tanah suci, baik di Madinah maupun langsung ke

Read More...

Tokoh Pemuda Ethiopia Ramaikan Perayaan HUT RI 2019 di KBRI Addis Ababa

SinarHarapan.id - Sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi pemuda Ethiopia ikut merayakan kegiatan peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia di Kedutaan Besar

Read More...

Pertama dalam Sejarah, Putra Raja Salman Sambut Jemaah Haji Indonesia di Madinah

SinarHarapan.id -  Putra Raja Salman, Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menyambut kedatangan kloter jamaah haji Indonesia dari

Read More...

Mobile Sliding Menu