Mengenang Sutopo lewat Cuitan Viral Soal Raisa dan Indonesia

In Eksposisi

SinarHarapan.id – Berita duka kepergian Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) Sutopo Purwo Nugroho memang mengguncang warganet.

Sutopo meninggal dunia pada hari ini, Minggu (7/7/2019), akibat kanker paru-paru yang dideritanya. Nama Sutopo memang popular karena informasi tentang bencana serta penanggulangannya yang sering dibagikannya di twitter @Sutopo_PN.

Inilah salah satu contoh cuitan yang mengandung informasi penting tentang kewaspadaan dalam menghadapi bencana di daerah tertentu.

Namun, Sutopo juga sering kali menyiarkan twit yang menjadi viral. Penyanyi Raisa sering menjadi bahan cuitannya.

Bahkan ketika dirinya tengah menjalani perawatan kanker paru-paru stadium 4B, ia masih sempat mengunggah tweet yang berkaitan dengan Raisa, seperti yang dihimpun oleh Suara.com.

“Meski kanker paru stadium 4B, saya tetap berusaha melayani media dan masyarakat dengan baik. Untuk rekan penyintas kanker. Jangan patah semangat. Tetap sabar, kerja dan berdoa. Hidup itu bukan panjang-pendeknya usia. Tapi seberapa besar kita dapat membantu orang lain.@raisa6690,” tulis Sutopo, Oktober tahun lalu.

Selain itu, ia juga sempat mencuit seputar RISHA (Rumah Instan Sehat Sederhana) yang justru disangkut-sangkutkan dengan Raisa.

“RISHA (Rumah Instan Sehat Sederhana) yang tahan gempa. Model Risha inilah yang akan digunakan untuk perbaikan rumah di Lombok. Terbukti Risha tahan goyangan gempa di Lombok Utara dan Pidie Jaya. Tapi jika digoyang Raisa entahlah. Pilih Risha atau Raisa? Hehe @raisa6690.”

Masih tentang Raisa, almarhum Sutopo juga pernah menggombali pelantun lagu “Could It Be” itu melalui kendaraan pengurai massa milik Polri, yaitu Raisa.

“Bagi Polri, Raisa adalah pengurai massa. Bagi para jomblo, Raisa adalah mantan terindah, terjebak nostalgia, dan apalah arti menunggu. Tapi bagiku penanggulangan bencana adalah “Kaulah Segalanya”. @raisa6690 @DivHumas_Polri @BNPB_Indonesia.”

Dan netizen pun kembali merasa gundah dengan cuitan terakhir dari Sutopo bertanggal 15 Juni 2019. Sutopo memposting sebuah gambar tanpa keterangan.

Hal ini di luar kebiasaan pria yang telah mendapatkan berbagai penghargaan tersebut. Dalam setiap postingan gambar, ia selalu memberikan keterangan terkait foto tersebut.

Namun begitu, jika dilihat secara seksama, gambar yang diposting Sutopo tersebut masih terkait dengan bencana di Indonesia. Foto itu berbicara tentang data hotspot di sejumlah wilayah Indonesia.

Postingan Sutopo mendapatkan respons dari para netizen.

“Luar biasa ini pak topo, twit terakhir nya foto indonesia dong tanpa pake caption apa2 seakan memberi tahu kalo, apapun sikon nya, indonesia selalu ada di benak bapak,” tulis @renisariputri yang dikutip Liputan6.com, Minggu (7/7/2019).

You may also read!

Pasar Malam Indonesia di Malmo-Swedia

SinarHarapan.id -  Beragam budaya Indonesia digelar dalam Pasar Malam Malmö 2019 Indonesisk Kvällsmarknad  di Limhamn Folkets Hus, Malmö, Swedia,

Read More...

Film “Boccia” Besutan Sutradara WNI Diputar di Thailand

SinarHarapan.id -  Lebih dari 200 penonton  di SF Cinema Bangkok  tersentuh menyaksikan film “Boccia”, sebuah film dokumenter non komersial tentang

Read More...

ILUNI UI Peduli Bencana Kabut Asap

SinarHarapan.id - Kadri Mohamad Komunitas Biduan (kiri), Endang Mariani Koordinator ILUNI UI Peduli (dua kiri), Andre Rahadian Ketua Umum ILUNI

Read More...

Mobile Sliding Menu