Cek Makanan dan Jenis Olahraga yang Sesuai Gen Tubuh, Prodia Luncurkan Prodia Nutrigenomics

In Health

SinarHarapan.id – Setiap manusia memiliki perbedaan. Tidak hanya berbeda pada bentuk fisik dan sifat yang dimiliki saja, namun juga termasuk pada jumlah kebutuhan nutrisi, jenis olahraga yang dibutuhkan serta risiko penyakit yang dimiliki.

Program dietpun tidak ada satupun yang cocok untuk semua orang. Mengapa demikian? Karena setiap tubuh memiliki karakter gen yang berbeda. Gen berpengaruh pada sifat, fisik, kesehatan dan respon tubuh terhadap nutrisi, jenis olahraga dan risiko penyakit yang ditimbulkan.

Maka jangan heran jika ada orang yang sering makan banyak namun tubuhnya tidak mudah gemuk, dan ada juga sebaliknya. Atau ada orang yang baik-baik saja mengonsumsi suatu makanan dan yang lain memiliki efek samping jika mengonsumsinya.

Nutrisi dan latihan fisik dengan porsi yang sama, belum tentu memberikan efek yang sama bagi setiap orang. Lantas bagaimana cara untuk mengetahui kebutuhan nutrisi dan jenis olahraga yang tepat bagi tubuh?

Menjawab pertanyaan itu, Prodia kembali meluncurkan pemeriksaan berbasis genetik dari rangkaian Prodia Genomic yakni Prodia Nutrigenomics. Pemeriksaan ini secara resmi diluncurkan pada hari Jumat, (12/7) di Hard Rock Cafe Jakarta oleh Assistant Vice President Business & Marketing – Clinical Laboratory Prodia, Indri Marya Wulandari, yang didampingi oleh Product Manager Prodia, Trilis Yulianti, Marketing Communications Manager Prodia, Reskia Dwi Lestari dan Dokter Spesialis Gizi Klinik Prodia Health Care Kemang, dr. Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK.

Prodia Nutrigenomics merupakan pemeriksaan genomic untuk mengetahui kebutuhan nutrisi dan jenis olahraga yang tepat bagi tubuh, sebagaimana yang dikatakan Assistant Vice President Business & Marketing – Clinical Laboratory Prodia, Indri Marya Wulandari dalam sambutannya.

“Prodia Nutrigenomics dapat memudahkan seseorang dalam melakukan pengaturan pola makan dan gaya hidup yang tepat sesuai profil genetik untuk mencegah munculnya risiko penyakit terutama penyakit degeneratif seperti obesitas dan diabetes. Pemeriksaan ini cukup dilakukan satu kali seumur hidup dan Prodia merupakan satu-satunya laboratorium klinik di Indonesia yang mengerjakan pemeriksaan ini sendiri,” katanya, melalui keterangan tertulis Prodia.

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa anak kembar sekalipun, memiliki kebutuhan nutrisi, olahraga dan risiko penyakit yang berbeda.

“Makanan sehat sekalipun memiliki respon yang berbeda untuk setiap orang terhadap penyakit tertentu. Perbedaan tersebut bersifat spesifik untuk satu individu. Bahkan, anak kembar pun bisa memiliki kebutuhan nutrisi, jenis olahraga dan risiko penyakit yang berbeda,” jelas Dokter Indira.

Prodia Nutrigenomics memeriksakan lebih dari 50 jenis gen dan 75 variasi genetik (SNP) yang dikelompokkan menjadi nutrisi dan olahraga. Nutrisi terdiri dari presepsi rasa, respon terhadap makanan, metabolisme nutrisi serta pengelolaan berat badan dan komposisi tubuh.

Sedangkan olahraga terdiri dari manfaat berolahraga, kekuatan dan daya tahan. Manfaat dari Prodia Nutrigenomics adalah sebagai panduan dalam memilih makanan pada program penurunan berat badan dan sebagai panduan gaya hidup untuk tetap sehat dan preventif terhadap penyakit.

Product Manager Prodia, Trilis Yulianti, mengungkapkan pentingnya melakukan pemeriksaan Prodia Nutrigenomics untuk terlebih dahulu mengetahui kebutuhan tubuh agar dapat memilih dengan tepat makanan ataupun jenis kegiatan fisik yang sesuai dan mencegah timbulnya beragam risiko penyakit.

“Prodia Nutrigenomics dapat mengetahui respon gen terhadap nutrisi, serta interaksi antara gen dan nutrisi yang berkaitan dengan kesehatan sehingga dapat digunakan sebagai baseline dan guidence untuk melakukan gaya hidup yang sesuai”, tutup Trilis. SH/Elsen

You may also read!

Pasar Malam Indonesia di Malmo-Swedia

SinarHarapan.id -  Beragam budaya Indonesia digelar dalam Pasar Malam Malmö 2019 Indonesisk Kvällsmarknad  di Limhamn Folkets Hus, Malmö, Swedia,

Read More...

Film “Boccia” Besutan Sutradara WNI Diputar di Thailand

SinarHarapan.id -  Lebih dari 200 penonton  di SF Cinema Bangkok  tersentuh menyaksikan film “Boccia”, sebuah film dokumenter non komersial tentang

Read More...

ILUNI UI Peduli Bencana Kabut Asap

SinarHarapan.id - Kadri Mohamad Komunitas Biduan (kiri), Endang Mariani Koordinator ILUNI UI Peduli (dua kiri), Andre Rahadian Ketua Umum ILUNI

Read More...

Mobile Sliding Menu