Film “Boccia” Besutan Sutradara WNI Diputar di Thailand

In Internasional

SinarHarapan.id –  Lebih dari 200 penonton  di SF Cinema Bangkok  tersentuh menyaksikan film “Boccia”, sebuah film dokumenter non komersial tentang olah raga bagi anak-anak berkebutuhan khusus penderita cerebral palsy.

Pemutaran film “Boccia”  tersebut merupakan kerja sama antara Maria Monique Lastwish Foundation Jakarta dengan SF Cinema, serta didukung oleh Kedutaan Besar RI Bangkok, Paralympic Committee of Thailand, dan First Lady Ferrarri Thailand.

Pemutaran film ini dihadiri istri Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Anita Rusdi, Nick Bhirombhakdi (President Paralympic Committee), dan Bing Bhirombhakdi (First Lady Ferrari Thailand), warga Indonesia, murid Sekolah Indonesia Bangkok dan komunitas asing di Bangkok.

Film “Boccia” diproduksi dan disutradarai oleh Nathalie Tjahya, warga negara Indonesia dan Ketua Maria Monique Last Wish Foundation. Film ini merupakan film pertama di dunia tentang olahraga bagi penderita celebral palsy.

Pembuatan film ini melibatkan para atlet Boccia dari 10 negara yaitu Malaysia, Singapura, Indonesia, Maroko, Philippina, Jepang, Korea, Tiongkok, China Taipei, dan Thailand.

Dengan durasi sekitar 40 menit, film ini bercerita tentang perjuangan para atlet penderita celebral palsy untuk mengikuti kejuaraan internasional untuk para penyandang disabilitas, termasuk pada Asian Paralympic Games di Jakarta tahun 2018 lalu.

Selain di Bangkok, pemutaran film ini telah dan akan dilaksanakan di beberapa kota di Asia, guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk lebih mendukung dan memberikan kesempatan bagi para penyandang disabilitas.

Film ini juga dibuat untuk menumbuhkan semangat atlet penyandang disabilitas untuk terus berprestasi.

Film Boccia ini sangat menyentuh hati. Elizabet Romhild, seorang pelukis berkebangsaan Denmark menyatakan bahwa film ini sangat bagus dan mengharukan, serta memberikan informasi baru tentang olahraga Boccia.

Penonton lain mengatakan bahwa dengan menyaksikan film ini kita menjadi lebih bersyukur atas karunia kesempurnaan fisik dan patut meneladani semangat para atlit Boccia, yang walaupun kurang beruntung secara fisik, namun memiliki semangat yang tinggi untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa.

(Sumber: KBRI Bangkok).

You may also read!

Lakukan CSR Peduli COVID-19, 100 Perusahaan Raih Indonesia Top Corporate Social Responsibility Of The Year 2020

SinarHarapan.id - Bencana wabah virus Corona (COVID-19) yang terjadi di Indonesia berdampak pada masyarakat luas. Dampaknya pun telah dirasakan

Read More...

Pelanggan XL HOME Bisa Main Gim di TV Cukup Pakai Smartphone

SinarHarapan.id - Untuk terus memberikan layanan home entertainment yang terbaik dan lengkap bagi pelanggan XL HOME, PT

Read More...

Radityo Brand Manager Kopi Torabika: New Normal Lahirkan Kebiasaan Baru

SinarHarapan.id - Indonesia sedang mempersiapkan untuk memasuki fase New Normal. tahapan New Normal ini mulai 1 Juni

Read More...

Mobile Sliding Menu