Bernilai Rp 3,78 Triliun, Mesir Pembeli Terbesar Pertama selama TEI 2019

In Ekonomi

SinarHarapan.id – Mesir menjadi pembeli terbesar pertama selama  pameran dagang Trade Expo Indonesia 2019. Rekapitulasi transaksi Perdagangan delegasi Mesir mencapai nilai  US$ 269,94 juta atau setara dengan Rp3,78 Triliun (Rate US$ 1 = Rp. 14.084).

Transaksi Mesir pada TEI 2019 tersebut  mengalami kenaikan lebih dari tiga kali lipat  dibandingkan dengan perolehan transaksi TEI 2018 yang mencapai US$80 juta.

Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy, menyampaikan dengan potensi pasar Mesir yang menjanjikan dengan populasi 100 juta jiwa bisa menjadi pertimbangan agar para eksportir Indonesia mengambil kesempatan emas ini guna melakukan penetrasi pasar ke Mesir.

“Mesir sebagai pasar tujuan ekspor Indonesia ke negara non tradisional, dapat dijadikan sebagai hub jalur perdagangan dunia di wilayah Timur Tengah dan Afrika, dimana hal ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelaku usaha, produsen dan eksportir Indonesia untuk berekspansi secara berkesinambungan,” kata Dubes RI bersemangat.

Lebih lanjut Dubes Helmy menerangkan, perolehan transaksi terbesar pertama pada kesempatan TEI tahun ini menunjukan bukti bahwa Mesir sangat berpotensi sebagai target pasar untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika, yang masih perlu dikembangkan lagi.

Masih banyak ragam produk Indonesia selain yang sudah menjadi andalan seperti kopi dan sawit, yang masih memiliki peluang besar untuk diterima di pasar Mesir.

Pada event TEI 2019 tersebut, Duta Besar RI untuk Mesir juga menerima tiga penghargaan Primaduta Award. Antara lain untuk  kategori Pasar Potensial mewakili El Fahd Paper Industry dengan uncoated paper di kategori Pasar Potensial Produk Manufaktur, Al Yemeni Cafe dan Zahret El Bon El Brazili dengan coffee di kategori Pasar Potensial Produk UMKM.

Perwakilan RI di Mesir memanfaatkan event TEI 2019 sebagai ajang untuk membangun sinergitas kegiatan TTI (trade, tourism and investment) guna mendorong pencapaian yang komprehensif dari diplomasi ekonomi Indonesia di luar negeri.

“KBRI Kairo juga tengah mengadakan Famtrip untuk jurnalis Mesir dengan tujuan Jakarta (termasuk untuk meliput TEI 2019), Lombok, dan Bali yang nantinya dapat mendongkrak arus wisatawan Mesir ke Indonesia,” kata Dubes Helmy yang hobi menyelam.

Berdasarkan data statistik, belanja wisatawan Mesir di Indonesia paling tinggi dibandingkan negara-negara Afrika lainnya yaitu sekitar US$ 1.900.

Jumlah wisatawan Mesir yang berkunjung ke Indonesia hingga Agustus 2019 sekitar 13.755 orang. Terdapat peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan Agustus 2018.

Adapun terkait Investasi, dalam rangkaian TEI ke 34 ini juga, Delegasi Mesir dipimpin Penasehat Menteri Transportasi telah mengunjungi industri strategis Indonesia yaitu: PT PAL Indonesia, PT INKA, PT LEN Industri, PT KAI, dan PT DI.

Selain itu, mereka juga mengunjungi PT Indospring di Gresik yg memproduksi pegas kereta api dan kunjungan ke MRT Jakarta.  Selanjutnya Delegasi Mesir dimaksud akan menjajaki peluang kerja sama di bidang perkeretaapian dan sinyal dgn PT INKA dan PT LEN Industri dengan potensi nilai yang masih dinegosiasikan.

Atase Perdagangan KBRI Kairo, Irman Adi Purwanto Moefthi menerangkan capaian perolehan yang dicapai KBRI Cairo adalah buah dari komitmen bersama dalam aktualisasi sinergitas dalam bingkai TTI.

“Aktualisasi sinergitas, koordinasi, kolaborasi antar unsur pemerintah dan pelaku usaha dalam peningkatan ekspor nasional perlu terus kita tingkatkan,” kata Irman.

Produk-produk Indonesia yang paling banyak meraih transaksi penjualan pada kesempatan TEI ke-34 kali ini antara lain kopi, rempah-rempah, kertas, sawit, buah buahan tropis, roda kendaraan, karet, ATK, kelengkapan komputer, produk perikanan dan hasil laut, kerajinan tangan dan furnitur.

Pada hari pertama pelaksanaan TEI 2019, KBRI Kairo telah mencetak rekor penjualan kopi senilai US$ 50 juta. Adapun MoU atau nota kesepahaman  lainnya tercatat 16 kesepakatan bisnis baik yang dilakukan secara resmi dihadapan Kementerian Perdagangan RI maupun yang dilakukan secara terpisah.

(Sumber: KBRI Kairo)

You may also read!

Ahok Menuju Jabatan Bos BUMN, Pertamina Jadi Sasaran

SinarHarapan.id - Publik dihebohkan dengan kehadiran Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Rabu (13/11/2019) ke kantor Kementerian BUMN, Jakarta

Read More...

Meski Mantan Napi, Ahok Tetap Bisa Jadi Pemimpin BUMN

SinarHarapan.id - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Rabu (13/11/2019) mendatangi kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Ahok bertemu langsung

Read More...

Distribusi Mobil Kia Kini Ditangani oleh Anak Perusahaan Indomobil Group PT Kreta Indo Artha

SinarHarapan.id-PT Kreta Indo Artha (KIA), anak perusahaan dibawah naungan Indomobil Group, resmi menjalankan distribusi kendaraan bermotor Kia di Indonesia.

Read More...

Mobile Sliding Menu