FISIP Universitas Airlangga Berkunjung ke Ethiopia

In Sosial

SinarHarapan.id –  Ethiopia adalah salah satu negara Afrika yang berhasil dengan baik meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas politik, dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Padahal pada 1984-1985, Ethiopia dikenal sebagai negara dengan angka kemiskinan dan kelaparan yang tinggi.

Karena itu, Universitas Airlangga (Unair) sengaja memilih Ethiopia sebagai negara tujuan utama di Afrika untuk memperdalam studi dan penelitian dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya Afrika.

Hal itu dikatakan Dr. Falih Suaedi, M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pengetahuan (FISIP) Unair Surabaya, ketika diterima Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika di KBRI Addis Ababa, Al Busyra Basnur,, Senin (7/10).

Falih memimpin delegasi Unair dengan anggota Dr. Pinky Saptandari E. P., M.A. Direktur Pusat Studi Afrika (PUSAF) FISIP Unair serta dua peneliti PUSAF masing-masing Dr. Phil. Siti Rokhmawati Susanto, S.IP, M.IR dan Linggar Rama Dian Putra, S.Ant., MA.

“Kunjungan di Ethiopai juga dimaksudkan untuk menjalin kemitraan antar perguruan tinggi dan memperluas jejaring kerja dalam rangka mempererat hubungan dan kerjasama Indonesia dengan Ethiopia,” kata Falih yang berada di Ethiopia sejak 1 hingga 7 Oktober 2019.

“Kami merupakan tim atau delegasi pertama dari Universitas Airlangga yang menginjakkan kaki di bumi Afrika. Dari kunjungan ini kami mendapat banyak sekali masukan dan pandangan tentang Afrika, khususnya Ethiopia,” tambah Falih.

Duta Besar Al Busyra Basnur mengatakan bahwa keputusan FISIP Unair memilih Ethiopia sebagai negara Afrika pertama yang dikunjungi sangat tepat, khususnya untuk kepentingan pengembangan Pusat Studi Afrika Unair yang didirikan tahun lalu.

“Selama di Ethiopia, delegasi Unair mengadakan pertemuan antara lain dengan Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi, Universitas Addis Ababa, Uni Afrika, para Duta Besar negara sahabat, pimpinan organisasi dan tokoh pemuda seperti Safe Light dan lain-lain,” kata Duta Besar Al Busyra.

Selama di Ethiopia, delegasi Unair menghadiri resepsi diplomatik dalam rangka HUT ke-74 kemerdekaan Indonesia yang diselenggarakan di Taman Indonesia, KBRI Addis Ababa pada 3 Oktober 2019.

Dalam  resepsi yang dihadiri sekitar 500 orang tamu itu, delegasi Unair juga bertemu dengan banyak tokoh penting pemerintah dan non-pemerintah Ethiopia.

You may also read!

Nagita Slavina Jual Scraft dengan Design Khas Lima Benua

SinarHarapan.id - Nagita Slavina mulai merambah bisnis fashion, khususnya scraft. Bekerjasama dengan sebuah merk fashion Diario, Nagitamembuat desain scraft yang mencirilan lima benua. "Jadi

Read More...

Bukaka Teken Kontrak Senilai US$7,5 Juta di Bangkok

SinarHarapan.id -  PT Bukaka Teknik Utama yang diwakili oleh Direktur Operasional dan Sumber Daya Manusia (SDM), Saptiastuti Hapsari, menandatangani kontrak

Read More...

Dubes RI Resmikan Indonesia-Ethiopia Business Connect di Jakarta

SinarHarapan.id - Indonesia-Ethiopia Business Connect (IEBC), sebuah wadah komunikasi cepat, konektivitas dan eksekusi kerjasama ekonomi melalui aplikasi sosial media, diluncurkan

Read More...

Mobile Sliding Menu