Kampung Akuarium, Digusur Ahok, Dibangun Kembali oleh Anis  

In Megapolitan

SinarHarapan.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merencanakan pembangunan kembali Kampung Akuarium di kawasan Penjaringan, Jakarta Pusat.

Lokasi pembangunan berada persis di lokasi yang pernah digusur oleh Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Anies mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan hal tersebut. Rencananya pembangunan dimulai tahun depan, 2020.

“Tahun 2020 kami mulai pembangunannya,” ujar Anies di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).

Kepala Bidang Pembangunan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Triyanto membenarkan hal tersebut. Rencananya pihaknya membangun 142 rumah lapis di kawasan tersebut.

“Jumlahnya 142 unit dalam bentuk rumah lapis,” kata Triyanto. Triyanto menjelaskan, rumah lapis tersebut menyerupai rumah susun. Namun, ketinggiannya lebih rendah, hanya mencapai empat lantai maksimal.

“Tipe 27 meter kubik, rumah lapis itu tingginya maksimal empat lantai,” jelasnya.

Saat ini persiapan pembangunan sedang memasuki tahap lelang rencana desain atau detail enggineering design (DED). Setelahnya baru pembangunan akan dilakukan tahun depan. “Saat ini prosesnya masih pelelangan DED,” kata dia.

You may also read!

Hari Keamanan Pangan Sedunia: Setiap Orang Harus Pastikan Ketersediaan Makanan yang Aman

SinarHarapan.id - Hari ini, Minggu (7/6), dunia memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia bersamaan dengan pandemi COVID-19 saat orang harus

Read More...

Lakukan CSR Peduli COVID-19, 100 Perusahaan Raih Indonesia Top Corporate Social Responsibility Of The Year 2020

SinarHarapan.id - Bencana wabah virus Corona (COVID-19) yang terjadi di Indonesia berdampak pada masyarakat luas. Dampaknya pun telah dirasakan

Read More...

Pelanggan XL HOME Bisa Main Gim di TV Cukup Pakai Smartphone

SinarHarapan.id - Untuk terus memberikan layanan home entertainment yang terbaik dan lengkap bagi pelanggan XL HOME, PT

Read More...

Mobile Sliding Menu