Penganiayaan Ninoy Karundeng, Polisi Jadikan Rekaman CCTV Masjid Al-Falah Barang Bukti

In Megapolitan

SinarHarapan.id – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono memberi penjelasan kepada media bahwa penyidik telah memiliki sejumlah barang bukti yang kuat untuk menetapkan tersangka dalam kasus penculikan dan penganiayaan aktivis media sosial Ninoy Karundeng.

Salah satu alat bukti adalah rekaman kamera Closed Circuit Television Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Falah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang menjadi tempat Ninoy diculik dan dianiaya.

“Iya, rekaman CCTV ini sudah dijadikan barang bukti nanti oleh penyidik,” kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/10).

Diketahui, rekaman kamera CCTV itu sempat diminta dihapus dan tak diberikan ke polisi. Hal ini diketahui dari keterangan tersangka S. Dia mengaku disuruh oleh Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman.

Selain rekaman CCTV, polisi juga menyita cukup banyak barang bukti yang berkaitan dengan kasus ini. Semisal barang-barang pribadi milik Ninoy mulai dari laptop dan telepon genggam yang diklaim Ninoy sempat dicuri datanya oleh terduga pelaku.

“Tentunya ada barang-barangnya korban seperti laptop, ada flashdisk, ada sim card, HP (handphone),” tandas Argo.

You may also read!

Hari Keamanan Pangan Sedunia: Setiap Orang Harus Pastikan Ketersediaan Makanan yang Aman

SinarHarapan.id - Hari ini, Minggu (7/6), dunia memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia bersamaan dengan pandemi COVID-19 saat orang harus

Read More...

Lakukan CSR Peduli COVID-19, 100 Perusahaan Raih Indonesia Top Corporate Social Responsibility Of The Year 2020

SinarHarapan.id - Bencana wabah virus Corona (COVID-19) yang terjadi di Indonesia berdampak pada masyarakat luas. Dampaknya pun telah dirasakan

Read More...

Pelanggan XL HOME Bisa Main Gim di TV Cukup Pakai Smartphone

SinarHarapan.id - Untuk terus memberikan layanan home entertainment yang terbaik dan lengkap bagi pelanggan XL HOME, PT

Read More...

Mobile Sliding Menu