Posisi Bahasa Indonesia dalam Komunitas Internasional Dibahas di Chiang Mai

In Internasional

SinarHarapan.id – Posisi Bahasa Indonesia dalam komunitas internasional menjadi salah satu bahasan dalam diskusi yang digelar Kedutaan Besar RI di Bangkok Thailand, Rabu (11/12).

Asst. Prof. Hertiki, pengajar Bahasa Indonesia di Universitas Maejo, Chiang Mai, juga memaparkan  peran Bahasa Indonesia dalam konteks Diplomasi Budaya dalam diskusi “Indonesia Day”  di Royal Pavilion, Royal Park Rajapruek, Chiang Mai yang digelar dengan kerja sama KBRI Bangkok bersama pihak Royal Park Rajapruek.

Royal Park, merupakan taman bunga dan botani seluas 80 hektar milik Pemerintah Thailand. Taman yang memiliki bunga-bunga dan pepohonan yang rindang tersebut menjadi salah satu tujuan wisata utama di Thailand Utara.

Indonesian Day di Royal Park Rajapruek diikuti sekitar 150 peserta yang merupakan mahasiswa dan akademisi dari Maejo University, Chiang Mai University, dan Mae Fah Luang Univesity.

Hadir pula kalangan masyarakat Thailand lainnya dan juga Diaspora Indonesia. Kegiatan ini juga terbuka bagi para pengunjung yang tengah berlibur ke Royal Park Rajapruek.

Rangkaian acara mulai dari pertunjukan seni budaya Indonesia, seminar, diskusi, dan ramah-tamah antara masyarakat Indonesia dan masyarakat Thailand tersebut dibuka dengan sambutan dari Duta Besar RI untuk Thailand, Ahmad Rusdi, dan Wakil Direktur Royal Park Rajapruek, Phuthadol Theerathiyut.

Dubes Ahmad Rusdi dalam sambutannya menekankan pentingnya upaya-upaya peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Thailand di segala bidang, khususnya menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik, antara Indonesia-Thailand.

Wakil Direktur Royal Park Rajapruek menggarisbawahi peran dari Royal Park Rajapruek dalam mendukung kerja sama internasional melalui pendirian paviliun 22 negara sahabat, termasuk Indonesia, di taman ini.

Dia juga mengharapkan agar kerja sama antara KBRI Bangkok dan Royal Park terus meningkat sebagai manifestasi hubungan bilateral kedua negara.

Seminar menampilkan tiga narasumber yang membahas hubungan bilateral di berbagai bidang, antara lain bidang perdagangan dan investasi, sosial-budaya, dan pendidikan, khususnya Bahasa, serta kaitannya dengan kerjasama dalam kerangka ASEAN.

Pembicara pertama Nur Rokhmah Hidayah, Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial-Budaya, menyampaikan pentingnya peningkatan hubungan bilateral Indonesia dan Thailand dalam kaitannya dengan penguatan Masyarakat ASEAN.

Adapun Atase Perdagangan KBRI Bangkok, Flora Susan Nongsina, memaparkan tentang upaya peningkatan hubungan dan kerjasama perdagangan antara Indonesia dan Thailand.

Berbagai pertunjukan tari tradisional dari Indonesia seperti Tari Saman, Tari Topeng Klana dan Tari Giring-giring ditampilkan pada Indonesian Day kali ini.

Tak ketinggalan Tari Golek Sulung Dayung yang dibawakan oleh Warga Negara Thailand, merupakan alumni beasiswa Darmasiswa.

Tampilan Tari Thippaya Lana Sri Siam dan Tari Padsa Barame Keaw dari mahasiswa Thailand menambah semarak keragaman penampikan budaya pada hari itu.

Dalam rangkaian acara Indonesian Day tersebut, juga dilakukan pengibaran bendera Indonesia di Paviliun Indonesia.

Indonesian Day yang digelar KBRI Bangkok dan Royal Park Rajapruek ini merupakan salah satu bentuk nyata kerja sama di bidang sosial budaya kedua negara dan juga people to people contact.

Sebagai sarana promosi budaya Indonesia kepada Masyarakat Thailand di bagian utara, diharapkan kegiatan ini dapat semakin meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat Thailand akan Indonesia.

(Sumber: KBRI Bangkok)

You may also read!

Pelajar Yogyakarta Menang Logo Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Thailand

SinarHarapan.id - Menandai awal tahun 2020, KBRI Bangkok dan Kementerian Luar Negeri Thailand secara bersama meluncurkan logo Peringatan 70 Tahun

Read More...

Coronavirus dan Pentingnya Taiwan Berperan di WHO

SinarHarapan.id -  Jumlah kasus baru pneumonia Coronavirus di Wuhan China telah melonjak. Kasus ini juga telah muncul di negara-negara

Read More...

Indonesia Dorong Kolaborasi untuk Peningkatan Produktivitas dan Ekspor di WEF 2020

SinarHarapan.id -  Indonesia menyelenggarakan Diskusi “The Indonesian Government Strategy: Advancing National Productivity and Export” dalam rangkaian kegiatan World Economic Forum

Read More...

Mobile Sliding Menu