Ketua Pebparindo Perjuangkan Nasib Usaha Anggotanya Yang Terdampak Virus Corona

In Sosial

SinarHarapan.id – Januari Wan Ketua Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Bus Pariwisata dan Rental Indonesia (PEBPARINDO) terus  memperjuangkan insprirasi dan nasib para anggotanya yang terdampak pandemi virus Corona.

PEBPARINDO  lewat suratnya menyampaikan  kepada Bank Indonesia dengan tembusan antara lain Presiden RI, Kementerian Keuangan, Menteri Kordinator Kemeritiman dan Investasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DPR RI Komisi XI, Kemenhub dan Perusahaan Pembiayaan/Multi Finance terkait  perihal Pemohonan Restrukturisasi Angsuran Kredit kendaraan disektor Angkutan Pariwisata dan Rental.

Pemerintah menetapkan Perpanjangan Status keadaan darurat wabah bencana penyakit akibat virus Corona dengan Surat keputusan BNPB Nomor 13A Tahun 2020 yang ditanda tangani Oleh Kepala BNPB ( Bapak Doni Monardo ) tertanggal 29 Februari 2020. Dengan memperpanjang menjadi 91 hari kedepan sampai dengan tanggal 20 Mei 2020.

“Dan Instruksi pemerintah mengurangi aktifitas diluar rumah, meliburkan seluruh sekolah, penutupan beberapa objek wisata dan beberapa penerbangan domestik maupun Internasional yang mengakibatkan lumpuhnya Sektor Bisnis kami secara Global dan Nasional, sehingga seluruh Customer pada Meresecedule bahkan membatalkan Booking Perjalanan Setelah Pemerintah menetapkan Hal tersebut diatas,” kata Januari Wan di Jakarta, melalui siaran pers yang diterima redaksi SinarHarapan.id , Rabu (25/3/2020).

Merujuk pada Pernyataan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Oleh Bapak Heru Kristiyana pada Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Countercyclical sebagai Dampak Penyakit  Virus Corona. Kami dari Lintas Organisasi Transportasi darat Secara Nasional terdiri dari :
Perkumpulan Penggusaha Bus Pariwisata dan Rental Indonesia ( PEBPARINDO ), Rentcar Indonesia ( RCI ), Buser Rentcar Nasional ( BRN ), Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia ( PTWI ) dan Organisasi Pengusaha Rentcar Daerah ( ASPERDA ) dengan Jumlah Anggota secara Nasional Lebih dari 3000 ( Tiga Ribu ) dan kami Secara bersama mengajukan Restrukturisasi / Reconditioning kepada Bank / Leasing sesuai dengan Stimulus/ Kebijakan Perbankan maupun Perusahaan Pembiayaan.

“Kami mengajukan Permohonan Penangguhan Pembayaran Angsuran Pinjaman Kredit baik angsuran Pokok maupun bunga selama 6 ( Enam ) bulan kedepan terhitung Bulan Maret 2020 s/d Bulan Agustus 2020,” kata Januari Wan.

Permohonan ini kami ajukan berdasarkan UU No.37 Tahun 2004 Pasal 222 ayat (2) dan (3) dan bilamana permohonan ini tidak dikabulkan, maka akan terjadi Kredit macet yang berkepanjangan sehingga Non Perfoming Loan akan naik diatas 5%.

“Kami dari organisasi  minta Bapak Presiden Jokowi beserta Jajaran terkait dapat menyatukan suara mengambil keputusan bijak untuk Penyelamatan Usaha kami pada sektor Transportasi darat yang jelas Terdaftar pada Subdit Angkutan Jalan pada Kementerian Perhubungan di SPIONAM,” ujar Januari Wan.

Januari menegaskan, teriakan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) tidak akan berarti tanpa didukung Oleh Bapak Presiden, Kemenkeu, Menko Maritim dan Investasi, Perbankan maupun Non Perbankan. ***

You may also read!

Puluhan Anggota Toyota Sienta Community Indonesia ( TOSCA ) Donor Darah untuk PMI

SinarHarapan.id-Jumlah donor mandiri yang datang ke PMI untuk menyumbangkan darahnya berkurang sejak diberlakukannya jarak sosial (social distancing) untuk mencegah

Read More...

BMW M5 Special Edition Hadir di Indonesia Dalam Jumlah Terbatas

SinarHarapan.id-BMW Indonesia dan BMW Eurokars luncurkan BMW M5 Edition 35 Years secara virtual menggunakan aplikasi video conference dan akan

Read More...

19 Tempo Scan Group Peduli, Donasikan Rp. 10 M Kepada BNPB

SinarHarapan.id-Tempo Scan Group (“TSG”) telah merealisasikan penyerahan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (“BNPB”) sejumlah Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar

Read More...

Mobile Sliding Menu