15 August 2022

Istri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Nur Asia Uno berfoto bersama anggota komunitas pembatik cilik yang diinisiasi oleh Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (26/7). SH/Dok.

SinarHarapan-id– Sebagai upaya untuk menciptakan keberlangsungan kecakapan hidup serta pelestarian budaya batik di lingkup daerah, PT. Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menginisiasi program Komunitas Pembatik CIlik di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul. Program ini merupakan kelanjutan dari program Komunitas Pembatik Cilik di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul yang telah lebih dahulu memulai kegiatannya pada akhir tahun 2021 yang lalu.

Komunitas menaungi 87 siswa-siswi lintas sekolah binaan YPA-MDR yang memiliki minat dan bakat dalam membatik untuk berkarya menghasilkan produk batik tulis yang berkualitas dengan semangat untuk melestarikan budaya batik khas daerah setempat.

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo mengatakan “YPA-MDR telah memulai melakukan pembinaan pilar kecakapan hidup membatik untuk guru-guru dan siswa-siswi di Kecamatan Gedangsari – Kabupaten Gunungkidul dan Kecamatan Pandak – Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta sejak sekitar tahun 2007-2008”. Melalui pembentukan Komunitas Pembatik Cilik Pandak ini, YPA-MDR senantiasa berkontribusi terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah prasejahtera”

“Kami berharap bahwa siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga dapat terus mengasah kecakapan hidup serta kepercayaan diri yang dapat menjadi bekal bermanfaat untuk masa depan mereka dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan daerahnya” tambah Herawati.
Ditemui dalam acara Seremoni Ekspor Desa Sejahtera Astra Klaster Kriya 2022 yang berlangsung di Wanawisata Hutan Pinus, Mangunann Bantul, para siswa siswi binaan yang tergabung dalam Komunitas Pembatik Cilik wilayah Pandak dan Gedangsari ini memamerkan hasil karya batik tulis yang di peragakan oleh para finalis peserta Miss Bantul 2022 (26/07).
Program pembinaan pilar kecakapan hidup ini menjadi bentuk nyata dukungan YPA-MDR untuk tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Kontribusi YPA-MDR untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang berdiri sejak tahun 2009 adalah yayasan yang secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan dengan membina sasaran sekolah-

sekolah di daerah prasejahtera atau 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di Indonesia dan menjadi wujud dari pilar Astra untuk Indonesia Cerdas.

Visi, misi dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan Sekolah Unggul di daerah prasejahtera dan yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera. Pola pembinaan yang dilakukan berdasarkan 4 Pilar, yang meliputi Pilar Akademis, Pilar Karakter, Pilar Kecakapan Hidup dan Pilar Seni Budaya. Selain itu, YPA-MDR juga memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Hingga saat ini, YPA-MDR telah membina 112 sekolah (jenjang SD, SMP dan SMK/SMA) yang tersebar di 13 Kabupaten, yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Serang, Tangerang, Bogor, Majalengka, Kapuas, Kutai Barat, Barito Utara, Bantul, Gunungkidul, Pacitan, Kupang dan Rote Ndao.