15 August 2022

SinarHarapan.id-Kemampuan dan skill khusus Digital saat ini menjadi keharusan. Persaingan di segala sektor memicu kemapanan seseorang untuk melengkapi keahlian digitalnya.

Menurut data dari World Bank, saat ini Indonesia sedang mengalami digital talent gap, di mana Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta digital talent dalam kurun waktu 15 tahun.

Ditambah lagi, Kementerian Komunikasi dan Informastika menjelaskan, saat ini digital skill sangat dibutuhkan oleh berbagai industri di Indonesia.

Dukungan Pemerintah Indonesia  antara lain Kartu Prakerja, Gerakan Nasional Literasi Digital, Digital Talent Scholarship, Digital Leadership Academy, dan Sea Labs Academy.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung penduduk usia produktif yang mencapai lebih dari 191 juta orang, yang mayoritas merupakan Generasi Z dan Milenial.

Pengembangan keterampilan digital diperkirakan akan memberikan kontribusi senilai Rp4.434 triliun pada PDB tahun 2030.

Salah satu perusahaan web hosting di Indonesia, Niagahoster, ikut berkontribusi dalam mengakselerasi pengembangan talenta digital di Indonesia. Melalui program pengembangan skill Development Program, Niagahoster menyediakan alat bagi semua orang untuk belajar dan berkembang dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Sejalan dengan visi Niagahoster, yaitu membantu jutaan orang di Indonesia untuk memaksimalkan potensi internet, Development Program diperuntukkan bagi mahasiswa, UMKM, dan masyarakat umum yang ingin mendalami skill digital dan memaksimalkan online presence di internet,” ujar Linggar Dwi Addieningtyas, Community Program Specialist Niagahoster,Selasa (26/7/2022).

Development Program Niagahoster memberikan berbagai pelatihan digital skill secara gratis. Dari mulai pelatihan website berbasis WordPress dan Laravel, SEO, design thinking, hingga branding dan digital marketing bagi UMKM.

Untuk memperluas jangkauan masyarakat yang mendapatkan edukasi digital, Niagahoster juga secara konsisten berkolaborasi dengan institusi pendidikan, seperti kampus maupun platform edukasi digital.

“Development Program Niagahoster sudah berkolaborasi dengan berbagai institusi maupun edutech, dari mulai 1000 StartUp Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika, Zenius, Komunitas Guru, hingga kampus-kampus. Selanjutnya pun kami akan terus mengadakan kegiatan kolaboratif untuk memperluas jangkauan sasaran edukasi digital,” ujar perempuan yang akrab disapa Tyas tersebut.

Untuk mendukung dan berkontribusi dalam akselerasi pengembangan talenta digital khususnya bagi generasi Z dan generasi milenial, Niagahoster berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang (IKA UM) melalui program WordPress Pro Course.

Prof. Dr. Ainin, M.Pd., Ketua I IKA UM, mengatakan, fresh graduate yang notabene merupakan generasi Z dan generasi milenial yang adaptable dengan teknologi informasi, butuh difasilitasi dan dimotivasi untuk mengembangkan karir dan memasuki dunia kerja secara profesional di era yang kompetitif ini.

“Kami berkolaborasi dengan Development Program Niagahoster lewat program WordPress Pro Course. Melalui program ini, Niagahoster membantu menghadirkan narasumber kredible yang berpengalaman di bidang design thinking, instalasi website, layouting, dan SEO,” ujarnya dalam kesempatan Media Meet-Up yang sama.

WordPress Pro Course kolaborasi antara Niagahoster dan IKA UM telah selesai dilaksanakan dengan total alumni sebanyak 90 orang. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi bentuk kontribusi Niagahoster dan IKA UM dalam ikut mengakselerasi pengembangan talenta digital di Indonesia, serta mencetak sumber daya manusia unggul yang sesuai dengan kebutuhan era digital saat ini.

Salah satu lulusan Universitas Negeri Malang, berasal dari jurusan Bimbingan Konseling yang jarang bersentuhan langsung dengan IT, Aris justru kini sudah memiliki website sendiri.(Iwan)