15 August 2022
Joseph Aditya, CEO & Founder Ralali Group(Kiri) dan Dr Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI membuka secara resmi Ralali Talks dengan tema “Collaborative Growth in Challenging Time”, di Mulia Hotel Jakarta, Kamis (28/7/2022).(Sumber : Ralali.com)

Joseph Aditya, CEO & Founder Ralali Group(Kiri) dan Dr Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI membuka secara resmi Ralali Talks dengan tema “Collaborative Growth in Challenging Time”, di Mulia Hotel Jakarta, Kamis (28/7/2022).(Sumber : Ralali.com)

SinarHarapan.id-Ralali, pelopor B2B marketplace pertama dan terbesar di Indonesia sejak 2013. Selain itu Ralali merupakan platform bisnis terbaik yang menghubungkan dan memberikan solusi bagi para pebisnis melalui teknologi digital dengan memberikan access to market, access to financial, serta access to distribution channel/supply chain, sehingga dapat membentuk ekosistem ke dalam Ralali Group.

Ralali juga membantu bisnis tumbuh dengan memberikan kolaborasi antara teknologi digital dan tenaga kerja dalam melakukan proses O2O (Offline to Online).

Memasuki usianya yang ke-9 Tahun, Ralali terus berkembang, Ralali terus menciptakan ekosistem digital yang membuka peluang tenaga kerja dan usaha di tanah air.

Pentingnya menghadapi tantangan ekonomi global membuat Ralali bersama mitra menggelar talkshow bertemakan “Collaborative Growth in Challenging Time”.

Seperti diketahui pasca pandemi dan konflik Rusia-Ukraina, perekonomian dunia sedang tidak baik-baik saja, seperti yang tertulis dalam laporan Bank Dunia “Global Economic Prospect June 2022” bahwa kondisi perekonomian global mengalami tekanan.

Bahkan Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI juga mewanti-wanti, untuk menekankan Indonesia perlu siap menghadapi risiko global terjadinya inflasi, resesi, dan stagflasi hingga tahun depan.

“Para pelaku usaha tidak bisa hanya berada di dalam comfort zone, perlu melihat dan mengambil peluang untuk berekspansi digital menghadapi ancaman resesi global dengan memanfaatkan platform B2B e commerce seperti Ralali. Kontribusi e-commerce terhadap GDP Indonesia diperkirakan akan memberikan kontribusi sebesar 2-3% pada 2022,” jelas Dr Jerry Sambuaga selaku Wakil Menteri Perdagangan RI saat memberikan opening speech di Ralali Executive Talks.(28/7/2022)

Menanggapi urgensi tantangan ekonomi saat ini, Joseph Aditya, CEO & Founder Ralali Group dan Michael Agoes W Deputi CEO Ralali Group mengawali sesi diskusi nasional dengan bertemakan “The Last Man Standing Approach in Facing Current Global Condition” membahas bagaimana cara efektif menaklukan tantangan kondisi ekonomi global terkini.

“Dengan kekuatan yang Ralali miliki saat ini, 600 ribu Ralali Agent tersebar di seluruh Indonesia, 2 Juta user telah memercayakan digital solutionnya kepada kami, 11 juta visitor rata-rata per bulannya mengunjungi platform Ralali. Kami menyiapkan tiga solusi utama yakni Ralali Direct sebagai solusi bagi para brand owner dan pebisnis agar terhubung secara langsung dengan end customer melalui jaringan Agent dan Reseller Ralali yang tersebar di seluruh Indonesia”, jelas Joseph.

Ralali Tender merupakan solusi akses pasar bagi bisnis yang baru tumbuh untuk mendapatkan kesempatan project dari perusahaan yang lebih besar, dan Ralali Pavilion yakni kumpulan katalog bisnis untuk mempermudah pengguna dalam mencari kebutuhan bisnisnya mulai dari produk, jasa, franchise, lisensi kemitraan, serta katalog berdasarkan area dari lokal, regional hingga Internasional,” ungkap Joseph lagi.

Lebih lanjut Jerry Sambuaga mengapresiasi Ralali di ulang tahunnya ke-9, karena kontribusi perdagangannya yang mampu menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja melalui ekosistem digital.

Dipandu oleh Brian Handoko, Founder & CEO Eclectic Development International, sesi diskusi dilanjutkan membahas “Keeping the Morale & Engagement in Difficult Times” yang diisi oleh Tommy Wattimena (CEO Great Giant Foods Gunung Sewu Group) dan “Business and Economic Trends to Plan” bersama Jonathan Sudharta (Waketum KADIN Indonesia & CEO Halodoc).

Ralali.com ajak semua pemangku usaha dan bisnis untuk terus tingkatkan kolaborasi, hadapi tantangan ekonomi global melalui ekosistem digital.(Sumber: Ralali.com)

Dengan diadakannya Ralali Executive Talks, bertujuan dapat mengantisipasi ancaman risiko ekonomi global yang terjadi dengan memberikan gambaran hingga solusi alternatif jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Dari hasil diskusi diharapkan para pengusaha dapat bersiap diri untuk cepat beradaptasi menghadapi tantangan ekonomi global.

Ralali membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak atau lembaga untuk menyelenggarakan berbagai acara berkesinambungan dalam upaya

memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan industri bisnis dan digital Indonesia melalui dukungan ekosistem grup yang unggul.(Iwan)