15 August 2022

Sekjen PP PGSI, Steven Setiabudi Musa (tengah) saat membuka secara resmi Webinar tentang kajian teknis di Sekretariat PP PGSI, lantai 8 KONI Pusat Senayan Jakarta, Kamis (14/7/2022). (Dok/sh.id)

SinarHarapan.id – Selain berupaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet, Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) juga fokus pada peningkatan kualitas pelatih dan wasit.

Karena kedua hal tersebut merupakan instrumen penting dalam peningkatan prestasi gulat Indonesia ke depan. Hal itu disampaikan Sekjen PP PGSI, Steven Setiabudi Musa saat membuka secara resmi Webinar tentang kajian teknis di Sekretariat PP PGSI, lantai 8 KONI Pusat Senayan Jakarta, Kamis (14/7/2022).

Antusiasme daerah mengikuti kajian teknis ini cukup tinggi sehingga banyak masukan berharga untuk ditindaklanjuti.

“Kami menyadari daerah juga merasa kekurangan sumber daya manusia (SDM) berkualitas seperti pelatih dan wasit sehingga dapat dimaklumi mereka sangat antusias memberikan masukan,” kata Steven.

Kabid Binpres PGSI, Gusti Randa yang sangat berkompeten dengan kajian teknis ini menjelaskan tugas pokok Binpres Itu tidak hanya pembinaan atlet juga peningkatan kualitas pelatih dan wasit.

“Pembinaan atlet, pelatih dan wasit itu harus paralel karena ketiganya saling terkait. Bagaimana mungkin daerah bisa melahirkan atlet hebat kalau kualitas pelatihnya di bawah standar. Dan ini menjadi fokus kami ke depan,”tambahnya.

Oleh karenanya, lanjut Gusti, PP PGSI akan menggelar penataran pelatih dan wasit. Dalam Rapat kajian teknis itu juga membahas rencana pelaksanaan Indonesia Open dan Piala Puan Maharani 2022.

PP.PGSI juga akan menerapkan sistem rangking/poin peringkat sebagai salah satu sistem untuk membentuk tim nasional.  (non)