26 September 2022

Dearly Dave Sompie alias Dirly Idol dan Yenny Sucipto, Pencipta lagu (Owner R2 Production). (Dok/sh.id)

Sinarharapan.id– R2 Production bersama Dearly Dave Sompie atau yang akrab disapa Dirly Idol resmi meluncurkan single berjudul Satu untuk Indonesia, ciptaan Yenny Sucipto, yang merupakan aktivis anti korupsi yang kini berada di Kantor Staf Presiden (KSP).

“Peluncuran ini, memilih tanggal 31 Agustus, karena bertepatan dengan lahirnya Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus tentang salam nasional, yaitu pekik Merdeka. Kita ingim mengingatkan kepada masyarakat, bahwa Indonesia punya salam nasional, salam yang menjadi perekat perjuangan bangsa Indonesia. Sehingga pekik Merdeka itu, bukan hanya milik satu golongan, tapi milik seluruh masyarakat Indonesia,” kata Yenny Sucipto, pencipta lagu yang juga owner R2 Production, di Aula Kantor Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN), Jalan Penjernihan I, No. 50, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).

Yenny bercerita, lagu ini diciptakan bukan tanpa tanpa tujuan. Melainkan diharapkan menjadi sebuah karya dalam menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa saat ini menjadi salah satu hal yang penting di tengah ancaman perpecahan bangsa.

Ada banyak tantangan Indonesia saat ini, khususnya yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Mulai dari konflik suku, konflik antar agama, paparan radikalisme ideologi anti Pancasila. Apalagi di tengah kemajuan teknologi saat ini, di mana arus informasi begitu cepat bergerak melalui media sosial.

Dan dalam arus informasi itu juga begitu banyak yang sifatnya hoax atau informasi yang kebenarannya masih perlu diselidiki lagi. Namun ironisnya, informasi yang sifatnya hoax atau yang kebenarannya belum pasti itu, juga dikonsumsi mentah-mentah oleh masyarakat.

“Lirik lagu ini saya buat dalam semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta nasionalisme Indonesia. Bagi saya, betapa pentingnya sebuah persatuan dan kesatuan bangsa, di tengah kemajemukan, keberagaman negara kita. Lagu ini terinspirasi dari perbedaan, keberagaman dan kemajemukan itu. Ada banyak cara menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya dengan lagu. Dan lagu ini, saya persembahkan untuk Indonesia,” jelas Yenny.

Pihaknya, dalam hal ini R2 Production, lanjut Yenny, memilih Dirly karena penyanyi berdarah Manado itu karena dinilai tepat, dari segi karakter suara. “Karakternya suaranya pas untuk lagu ini. Juga mewakili kaum milenial,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Dirly mengatakan, ada kebanggaan tersendiri menyanyikan lagu Satu untuk Indonesia ini. Ia senang, bisa menjadi bagian dari project R2 Production ini.

“Saya belum pernah menyanyikan lagu bertemakan nasionalis. Kemudian diajak untuk menyanyikan lagu ini (bertema persatuan dan nasionalis), tentu saya senang. Terima kasih R2 Production sudah memilih saya menyanyikan lagu ini,” kata Dirly ketika tanya jawab bersama jurnalis dalam rangkaian acara tersebut.

Dalam proses pembuatan video klip, lanjut Dirly, ia sangat menikmati proses. Meski harus kejar-kejaran dengan waktu syuting atau pengambilan video klip itu.

“Kita di sana bertemu dengan orang lokal. Saya sangat merasa senang. Keseruannya banyak. Dan saya punya keyakinan, lagu ini akan selalu di dengar orang,” ungkapnya.

Dalam peluncuran ini, musikus sekaligus pencipta lagu Eros Djarot yang hadir, turut memberi komentar, memuji karya yang penuh makna semangat persatuan dan kesatuan itu.

“Saya kagum dengan Yenny. Lagunya bagus. Ternyata ada kader (anak bangsa) yang sadar dengan kebutuhan bangsa ini. Ini lagu bicara integritas (bangsa),” katanya sembari diikuti tepuk tangan tamu undangan.

Sebagai informasi, lagu Satu untuk Indonesia ciptaan Yenny Sucipto memadukan alat musik tradisional dari beberapa daerah dan musik moderen. Untuk video klip, juga menampilkan tari-tarian dan alat musik tradisional dipadu dengan konsep moderen. ***