7 October 2022

Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar (kedua kanan) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Director Sustainbility Le Minerale Ronald Atmadja (kedua kiri), Jakarta, (16/8/2022). SH/Andrey

SinarHarapan.id- Akhirnya target Muryansyah melakukan giat Triathlon dengan bersepeda, berenang dan berlari marathon dari Bali ke Jakarta selama 30 hari, berhasil dituntaskan. Ditemani tim pendamping kesehatan dan pengamanan, ia tiba di Jakarta sesuai jadwal. Muryansyah langsung bergabung dalam event Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bertema “The Rising Tide – A Grassroot Movement for Sustainability”, yang mengampanyekan kesadaran lingkungan dengan menciptakan ekosistem pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan. Misinya adalah menggugah kesadaran masyarakat dan para pihak, betapa masalah lingkungan —terutama sampah plastik perlu mendapatkan perhatian serius dan realistis. Gerakan The Rising Tide ini mendapat dukungan penuh dari Le Minerale, produsen air minum dalam kemasan yang telah berkomitmen menjalankan Gerakan Ekonomi Sirkular dalam upaya pengurangan sampah.

Muryansyah mengatakan, dirinya berharap semoga gerakan ini mengisparasi masyarakat Indonesia dalam menggerakkan ekonomi sirkular di Tanah Air. Selain itu juga membangun semangat untuk menjaga lingkungan dengan semangat mengurangi sampah dengan melalui kegiatan mendaur ulang dan memilahnya. “Kalau bukan kita siapa lagi yang akan mulai untuk melakukannya,” ujarnya.

Lebih dari 14.500 masyarakat teredukasi dari rangkaian The Rising Tide ini mengenai pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari usaha daur ulang dalam rangka mengurangi timbulan sampah nasional.

Ketua Dewan Pertimbangan Pengendalian Perubahan Iklim, Sarwono Kusuma Atmadja, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto
Founder Pahita Mulung Muryansyah, Dirjen Pengelolaan Sampah Rosa Vivien Ratnawati, Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar, Director Sustainbility Le Minerale Ronald Atmadja, dan Ketua ADUPI Christine Halim, berfoto bersama usai pemberian apresiasi “The Rising a Grassrrot Movement for Sustainbility” di Kementerian KLHK, Jakarta, Selasa (16/8/2022). SH/Andrey

Saat disambut oleh Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya, Muryansyah dan Le Minerale menyampaikan laporan hasil dari apa yang ditemui sepanjang kegiatannya melakukan Triathlon dari Bali ke Jakarta.”Selama perjalanan kami mengumpulkan 68 ton sisa konsumsi rumah tangga, 78% adalah plastik, dan 40% diantaranya memiliki nilai daur ulang yang tinggi. Sampah terkoleksi akan di salurkan kepada industry daur ulang. Sedangkan di luar sisa konsumsi rumah tangga yang dikumpulkan, sepanjang jalan saya melihat banyak kemasan kecil mengotori jalan. Inilah masalah sampah yang sesungguhnya,” cerita Yansyah.

Dalam sambutannya Siti Nurbaya menegaskan, hal yang paling penting di lingkungan adalah masyarakat bisa memahami persoalan sampah. Mengkampanyekan bersih sampah dan lingkungan adalah kepentingan bersama. “Saya mengapresiasi semua yang terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari Sdr. Muransyah, dan juga produsen dan media yang mendukung gerakan yang membangun spiritual masyarakat ini,” ujar Siti. Siti juga menambahkan bahwa gerakan ini harus diabadikan dan menjadi komitmen untuk semua stakeholders untuk dijalankan.

Corporate Sustainability Director Le Minerale, Ronald Atmadja, selaku sponsor dari gerakan The Rising Tide ini mengatakan bahwa sebagai perusahaan air mineral yang berkomitmen untuk ikut melestarikan lingkungan di Indonesia, perusahaannya akan terus bersinergi dengan banyak pihak untuk bersama-sama menggencarkan gerakan ekonomi sirkular nasional. Le Minerale termasuk yang sepakat dan sejak dari awal mendukung kampanye “The Rising Tide – A Grassroot Movement for Sustainability.” Sejalan dengan kampanye ini, Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) yang merupakan kolaborasi antara Le Minerale, KLHK, ADUPI dan Ikatan Pemulung Indonesia, saat ini juga sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. ”Program GESN diharapkan bisa mengakselerasi daur ulang plastik menjadi produk yang lebih bernilai ekonomi tinggi dan demi pelestarian lingkungan yang kita perjuangkan bersama,” katanya.

“Rumah tangga bisa memainkan peran penting dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, seperti mempraktikkan pemilahan sampah yang nantinya akan meminimalkan sampah plastik dan pada akhirnya mendukung ekonomi sirkular,” kata Ronald.

Sebagai tindak lanjut dari Gerakan The Rising Tide ini, para stakeholders bersama menyerukan sebuah komitmen “Indonesia Stop Wariskan Sampah”, yang melibatkan pemerintah yang diwakili Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, produsen yang diwakili Le Minerale, industri Daur Ulang yang diwakili oleh Adupi dan komunitas penggerak lingkungan yang diwakili oleh Parahita Mulung