13 August 2022

SinarHarapan.id- Perhelatan berkuda The Jakarta Masters 2022 yang berlangsung 28-31 Juli 2022 di Arthayasa Stable Depok Jawa Barat berlangsung meriah.

Founder The Jakarta Masters sekaligus Owner ZZ Stable, Rohalia Kharisma Zein merasa bersyukur setelah tiga tahun pandemi, pihaknya bisa kembali melaksanakan di The Jakarta Masters.

“Insyaallah akan rutin dilaksanakan. Kemarin terhambat karena pandemi Covid-19. Tapi saya lihat mulai dari awal tahun ini, banyak klub-klub lain juga banyak yang menyelenggarakan,” ujar Rohalia, Minggu (31/7/2022).

Antusiasme masyarakat yang mengikuti The Jakarta Masters kata Rohalia juga sangat luar biasa baik.

Alhamdulillah pada event ini masuk record baru, sampai pendaftaran ada 244 kuda dan entries 900-an, itu termasuk cukup paling banyak,” kata Rohalia.

Rohalia mengungkapkan kebanyakan atlet timnas berkuda turun di event The Jakarta Masters. Pasalnya mereka harus mempersiapkan diri dalam waktu yang dekat ini harus ada pelatihan untuk Asian Games 2023.

“Rencana ke depan untuk pertandingan nasional akan diadakan. Ya mudah-mudahan akan ada satu dua pertandingan internasional yang akan kita hadiri. Sejak tahun lalu semakin banyak yang mengikuti olahraga berkuda tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan,” tutup Rohalia.

Sementara itu, Mantan Ketua Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (PP Pordasi), Eddy Saddak menyebutkan The Jakarta Masters 2022 ini betul-betul ajang yang harus diteruskan di masa-masa yang akan datang.

‘Ya memang ini schedule satu tahun sekali, tapi saya harapkan mudah-mudahan ada stable-stable lain bisa mengikuti bisa menyelenggarakan event dengan kurang lebihnya sama sehingga menjadi ajang latihan atlet-atlet nasional kita, terutama yang muda,” kata Eddy Sadak.

Menurutnya perhelatan event tersebut sangat membanggakan sekali. Apalagi ternyata banyak sekali atlet-atlet yang baru masuk di kelas 100 cm (satu meter) itu yang selama ini belum dikenal, kini mereka sudah mampu dan lebih dikenal.

“Dan ini bagus sekali karena kalau dari satu meter (100 cm) ini cuman tinggal satu atau dua langkah lagi bisa kita tingkatkan ke kelas 110 cm dan 120 cm. Ya mudah-mudahan mereka bisa sukses di masa yang akan datang,” tutur Eddy Sadak.

Ia berharap terkait pembinaan atlet berkuda harus didukung semua pihak. Dalam beberapa rakernas PP Pordasi, Eddy Saddak pernah menyampaikan agar sebaiknya PP Pordasi bisa lebih tampil, lebih mengayomi, lebih melayani ke stable-stable yang ujung-ujungnya akan melayani atlet juga.

“Semoga semakin banyak event yang seperti ini. Saya juga mohon teman-teman klub yang lain selain ibu Rohalia yang memang sudah terbiasa membuat perhelatan se-akbar ini mungkin yang lain bisa mengikuti. Apapun kita sama-sama gotong royong, jadi mudah-mudahan ini dari kita, untuk kita, oleh kita, dan bisa untuk kemajuan equestrian di Indonesia,” tutup Eddy Sadak.

Course Designer FEI Level 3, Rafiq Radinal Muhtar mengungkapkan animo atlet sangat besar untuk perhelatan event berkuda The Jakarta Masters ini.

“ZZ Stable Equestrian ini bisa menyelenggarakan dengan baik sejak awal 2018, di Parongpong, dan sekarang juga dilaksanakan. Animo masyarakat tahun ini jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Rafiq.

Apalagi kata dia The Jakarta Masters cukup lengkap melaksanakan perlombaan berbagai kelas berkuda mulai kelas anak-anak, dewasa, sampai kelas atas semua tercakup.

“Saya juga melihat ada satu terobosan, dressage itu menggunakan juri asing. Ini baru pertama kalinya setelah beberapa tahun kita tidak pernah mendapatkan dressage dengan juri asing, saya rasa ini sangat bagus di luar ekspektasi masyarakat Equestrian Indonesia. Ternyata ZZ Stable dengan The Jakarta Masters ini sanggup membawa judge dari Australia yang cukup bagus, dan FEI listed sehingga nanti prestasi atlet nya akan jauh lebih baik,” kata Rafiq.

Berikut ini hasil final juara pertama The Jakarta Masters 2022 yang diumumkan pada Minggu (31/7/2022) saat closing ceremony dan pemberian piagam kepada masing-masing atlet berkuda.

Kelas SJ 60 centimeter under 14 dijuarai oleh Vandydan El Faeyza dengan nama kuda Carolina dari klub Equestrian Solo Centre.

Kelas SJ 80 centimeter under 16 dijuarai oleh Iftirasy Ahmad Falah Pujiyono dengan nama kuda Petir dari klub Shadike Stable.

Kelas SJ 80 centimeter young horse dijuarai oleh Agung Riyanto dengan nama kuda Keisya dari klub KHI Stable.

Kelas SJ 80 centimeter open dijuarai oleh Randy Denis Saputra dengan nama kuda Allegro dari klub APM Equestrian Centre.

Kelas SJ 95 centimeter under 18 dijuarai oleh Nathanael Menayang dengan nama kuda Donitri dari klub ZZ Stable.

Kelas SJ 95 centimeter open dijuarai oleh Rusman Nulhakim dengan nama kuda Lady Black dari klub Almor Stable.

Kelas SJ 105 centimeter under 21 dijuarai oleh Muhammad Akbar Kurniawan dengan nama kuda Braveheart dari klub Kurnia Stable.

Kelas SJ 105 centimeter open dijuarai oleh Muhammad Akbar Kurniawan dengan nama kuda Braveheart dari klub Kurnia Stable.

Kelas SJ 115 centimeter open dijuarai oleh Steven Menayang dengan nama kuda Cleopatra dari klub ZZ Stable.

Kelas SJ 125 centimeter open dijuarai oleh Agung Riyanto dengan nama kuda Cavani dari klub Indohorse.

Kelas SJ 130 centimeter open dijuarai oleh Sandy Jonathan dengan nama kuda Banana dari klub Emporium Horse.

Kelas SJ 140 centimeter open dijuarai oleh Ferry Wahyu Hadianto dengan nama kuda Cascadella dari klub Equinara Horse Sports. (Van)