26 September 2022

SinarHarapan.id-Dalam upaya mendukung program pemerintah “Gerakan Indonesia Bersih”, sekaligus sebagai perwujudan edukasi lingkungan hidup & literasi finansial, PT Pegadaian menggelar lomba MengEMASkan Sampah untuk Indonesia 2022 yang akan diikuti oleh 72 bank sampah binaan.

Permasalahan sampah memang menjadi sorotan dunia. Tercatat Indonesia, menghasilkan 64 juta ton sampah setiap tahun dengan 6,8 juta ton diantaranya adalah sampah plastik yang mencemari lingkungan.

Diharapkan dengan adanya program ini dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah secara berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran mewujudkan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Bakti BUMN untuk Indonesia, sesuai dengan komitmen Perusahaan untuk mencapai SDGs khususnya pilar lingkungan sebagai penyangga kehidupan di masa depan,” jelas Damar Latri Setiawan, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan pada peresmian program MengEMASKAN Sampah di Jakarta.(1/10/2022)

Lomba MengEMASKAN Sampah Untuk Indonesia memiliki beberapa kategori yang dapat diikuti oleh peserta, diantaranya:
1. Lomba Edukasi Bank Sampah, untuk meningkatkan awareness masyarakat sekitar lokasi bank sampah binaan Pegadaian terhadap kepedulian lingkungan.
2. Lomba Inovasi Pengolahan Bank Sampah, untuk mendorong inovasi pengelolaan sampah oleh pengurus.
3. Lomba Bank Sampah Terbaik, untuk mendorong perbaikan tata kelola Bank Sampah agar lebih terorganisir dan rapi.
4. Lomba Konten Kreatif untuk mendukung dan mengapresiasi kreativitas yang dimiliki oleh para pengurus bank sampah.

Lomba MengEMASkan Sampah Untuk Indonesia akan menyediakan hadiah hingga ratusan juta rupiah, dengan masing-masing pemenang juara I di setiap kategori sebesar Rp 50 Juta, Juara II sebesar Rp. 30 juta, Juara III Rp. 20 juta.

“Tidak hanya peserta, tapi saya berharap seluruh Insan Pegadaian mendukung penuh kegiatan ini untuk ikut berkontribusi menyukseskan program Indonesia bersih. Dengan demikian, persoalan sampah yang membuat kita cemas, bisa kita ubah bersama-sama menjadi emas,” pungkas Damar.