26 September 2022

SinarHarapan.id – Pandemi Covid-19 mereda dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat kembali pulih membuat PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) optimistis mampu mencapai pertumbuhan pendapatan tahun 2022 sebesar 20-30 persen, dibanding tahun 2021 yang tercatat Rp82,13 miliar.

Optimisme itu ditopang realisasi pendapatannya periode 6 bulan pertama 2022 yang sudah lebih 50 persen dari target yang ditetapkan.

“Per Juni 2022, pendapatan dan laba bersih Dewi Shri masing-masing mencapai Rp 55,58 miliar dan Rp 5,05 miliar,” ujar Direktur Utama DEWI, Aditiya Fajar Junus, kepada media, Rabu (14/9/2022).

Membaiknya aktivitas masyarakat tersebut membuat harga daging ayam yang merupakan produk utama Dewi Shri akan bertahan di kisaran atas.

Untuk mendukung kinerja perseroan ke depannya, perseroan juga masih dalam proses pembangunan peternakan komersial ayam broiler (broiler commercial farm) dan rumah potong ayam (RPA) yang diharapkan dapat beroperasi tahun depan.

Dia melanjutkan, ekspansi tersebut akan melipatgandakan kapasitas populasi ayam yang dapat diternakkan dari kapasitasnya sekarang.

Pembangunan broiler commercial farm akan dilakukan di atas tanah seluas 12.215 m2 dan pembangunan RPA dilakukan pada lahan seluas 30.707 m2.

“Kami berharap, broiler commercial farm dan RPA yang berlokasi di Cianjur tersebut, akan mulai beroperasi tahun depan karena masih menunggu proses perizinan dari pemerintahan setempat,” kata Aditya.

Keseluruhan ekspansi tersebut, lanjutnya, termasuk pembelian lahan dan biaya pembangunan yang sudah dianggarkan dengan menggunakan dana yang didapat perseroan dari penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada pertengahan Juli 2022.