26 September 2022

SinarHarapan.id – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengedukasi masyarakat tentang mengenal diet defisit kalori. Jenis diet ini merupakan pengaturan pola makan dengan lebih sedikit mengonsumsi jumlah kalori dibandingkan dengan aktivitas fisik yang memerlukan banyak energi.

“Misalnya kebutuhan kalorinya sehari-hari untuk orang normal yaitu di 2000 kalori satu hari, nah kalau kita mau menurunkan berat badan, artinya kita harus kurangi asupan kalorinya, jadi sekitar 500 kalori per hari,” ujar Health Communicator Kalbe Nutritionals, dr. Dewi Virdianti, dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.

Ia menjelaskan, diet jenis ini mengharuskan prinsip diet sehat, yaitu memerhatikan jenis makanan dan jumlahnya.

Jenis makanan termasuk protein, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga seberapa banyak dan sering mengonsumsi junkfood.

https://www.instagram.com/p/CiZwg4SuMhG/?hl=en

Bisa juga dengan mengonsumsi makanan yang dapat membuat kenyang lebih lama, seperti oatmeal, ubi, kentang, talas, dan singkong.

Jadwal makan sehari-hari juga penting diperhatikan. Dalam hal ini, bukan berarti orang diet tidak butuh sarapan, tidak makan malam, tidak makan siang.

Selain itu, diikuti dengan aktivitas fisik yang konsisten dan teratur, sehingga menjadikan pola tersebut sebagai kebiasaan atau perubahan perilaku.

Apabila ingin menurunkan berat badan dengan diet yang tidak tepat dan tidak mengukuti pola gizi seimbang, maka berisiko terjadi komplikasi lain.

Termasuk juga terjadi rebound, yakni berat badan akan kembali meningkat setelah program diet selesai, karena nafsu makan lebih tinggi. Sebab, ketika kekurangan karbohidrat, tubuh akan craving untuk minta karbohidrat lebih banyak.

“Tapi tentu harus diikuti dengan keseimbangan atau pola aktivitas kita. Jadi kalau kegiatan sehari-hari kita hanya kebanyakan duduk atau rebahan, maka asupan kalorinya juga harus dikurangi. Tapi kalau aktivitasnya banyak, kita rajin olahraga, maka asupan kalorinya bisa 2000 atau bahkan bisa lebih,” papar dr. Dewi Virdianti.

Pengaturan pola makan berarti gizi juga akan seimbang. Tidak kebanyakan karbohidrat, kebanyakan lemak, maupun kurang karbohidrat karena karbohidrat dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Pola makan gizi seimbang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya malnutrisi selama diet.

Malnutrisi merupakan kelainan asupan nutrisi atau ketidakseimbangan. Baik kelebihan nutrisi yang menyebabkan obesitas (overweight) atau kekurangan nutrisi (tubuh kurus) yang berisiko munculnya penyakit lain. Apabila terjadi malnutrisi, tubuh mudah pegal-pegal, lemas, gangguan sistem imun dan pembentukan hormon karena kekurangan protein, otot terasa keram akibat kekurangan kalsium, bahkan pingsan karena kehabisan energi.

Salah satu cara tepat dalam mengukur porsi makan tanpa diet ialah dengan pola Isi Piringku. Pada satu per tiga piring diisi dengan makanan pokok, satu per tiga lainnya diisi sayur-sayuran, serta satu per tiga terakhir diisi dengan lauk dan buah. Kemudian, bisa ditambah susu sebagai snacking.

“Tapi susunya juga diperhatikan yang kalorinya juga tidak tinggi, misalnya Slim & Fit dengan kalori sebesar 200 kalori. Itu bisa jadi meal replacement juga kalau memang kita mau menjaga berat badan tapi asupan nutrisinya tetap sesuai, ataupun snacking Slim & Fit cookies, dengan 90 kalori,” kata dr. Dewi Virdianti.

“Kalbe Nutritionals menjawab kebutuhan konsumen yang ingin menjaga pola badan dan dengan weight management. Ada formulasi slim expert untuk menjawab kebutuhan konsumen. Kandungan Slim & Fit, antara lain isomaltulosa, yaitu karbohidrat lepas lambat yang membantu kita untuk kenyang lebih lama,” tambah Brand Manager Slim & Fit Kalbe Nutritionals, Aditya Pratama Somanta.

Adit menjelaskan, susu Slim & Fit 200 Kkal, mengandung high calcium, high fiber, less sugar, 12 vitamin, dan lima mineral. Sedangkan Slim & Fit cookies 90 Kkal, terbuat dari mix grain yaitu oat, wheat, dan quinoa.

Idealnya, untuk menurunkan berat badan manusia, membutuhkan sekitar 1200-1500 kalori per hari, namun untuk mengetahui keburuhan kalori harian setiap orang harus meneysuaikan Indeks Massa Tubuh atau BMI (Body Mass Index) masing-masing.

Ada diet sehat dan mudah yang disarankan yaitu dengan program Slim & Fit. Salah satunya, mengubah menu sarapan dan makan malam dengan susu Slim & Fit, yang total kalorinya 400 Kkal.

Kemudian, mengonsumsi Slim & Fit cookies di sela-sela makan siang dan makan malam, dengan kalori 180 Kkal. Lalu, untuk makan malam menyantap makanan lengkap lauk dan sayuran dan buah, dengan kalori 620 Kkal. Maka, total kalori harian mencapai 1200 Kkal.