6 October 2022

SinarHarapan.id – Perusahaan ritel pakaian GAP Inc akan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan sebanyak 500 karyawan. Tindakan ini sebagai bagian dari upaya mengurangi pengeluaran seiring merosotnya penjualan.

Seperti dilansir BBC News, Rabu (21/9/2022), penjualan GAP yang juga pemilik brand Banana Republic dan Old Navy turun sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya.

Pemangkasan jumlah karyawan terutama dilakukan di New York, San Francisco, dan Asia.

Di awal tahun ini, jumlah total karyawan GAP mencapai 97.000 karyawan. Jumlah karyawan korporasi mencapai 9 persen dari jumlah tersebut.

GAP menjadi perusahaan ritel terbaru yang mengumumkan rencana pemangkasan jumlah karyawan. Sebelumnya Walmart, Bed Bath & Beyond, dan Abercombie & Fitch juga telah melakukan pemangkasan karyawan.