26 September 2022

Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

SinarHarapan.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada Kamis (15/9/2022), berbalik arah dari pelemahan Rabu (14/9/2022). IHSG sempat menyentuh level all-time high pada perdagangan hari ini di 7.377,49.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.00 WIB IHSG berada pada posisi 7.305,6 atau naik 0,38 persen. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 7.305-7.377. Sebanyak 268 saham naik, 283 saham turun dan 154 saham stagnan. Enam indeks sektoral menguat, mengikuti kenaikan IHSG. Sedagkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah.

Indeks sektoral dengan kenaikan tertinggi adalah sektor properti yang naik 2,14%, sektor keuangan naik 0,98% dan sektor perindustrian naik 0,72%. Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektora barang baku yang turun 1,13%, sektor transportasi turun 0,54% dan sektor infrastruktur turun 0,14%.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai Rp1,6 triliun. Saham BBCA ditutup menguat 2,94 persen ke level 8.750. Saham lainnya yang aktif diperdagangkan adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang mencapai Rp1,4 triliun.

Saham BBRI ditutup menguat 0,66 persen ke level 4.610. Saham ketiga yang juga paling aktif diperdagangkan adalah saham bank pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), yang mencapai Rp735,9 miliar. Saham BMRI ditutup menguat 0,54 persen ke level 9.350 pada perdagangan hari ini.

Saham yang menjadi top gainers pada perdagangan hari ini adalah saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk. (KJEN) yang naik 32,76 persen, saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) naik 24,5 persen, dan saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) yang naik 16,84 persen. (Red)