30 November 2022

IM Medina Warda Aulia terpaksa harus mengakui ketangguhan pecatur Singapura, GMW Gong Qianyum di langkah ke 40, Selasa (13/9/2022). (sh.id/nonnie rering)

Japfa Chess Turnamen 2022

SinarHarapan.id – Andalan Indonesia, IM Mohammad Ervan harus terus menjaga semangatnya memasuki hari terakhir turnamen catur Japfa Chess Festival 2022 yang akan digelar Rabu (14/9/2022), esok harinya.

Ervan dalam kondisi  lelah di babak kelima pada dwi tarung JAPFA Chess Festival ke 12, lawan pecatur asal Filipina GM Darwin Laylo memilih bermain remis di langkah ke 17 di Gedung Serba Guna, Senayan Jakarta, Selasa (13/09/2022).

Ervan (2395) yang memegang buah putih melakukan serangan dengan pembukaan Petrov. Tampaknya langkah yang dilakukan sedikit membuat lawan kesulitan. Namun ketika masuk langkah ke 14 Ervan sedikit mengalami kesulitan mendobrak pertahanan Darwin Laylo (2439).

Atas pertimbangan strategi dan tenaga, Ervan memutar pikiran dan mengajak Laylo bermain remis di langkah ke 17. Hal itu yang membuat harus membagi angka setengah-setengah alias remis.

Meski pertandingan babak kelima berjalan remis, namun dalam pengumpulan nilai Ervan tetap unggul atas Laylo dengan skor 3 – 2 vp sehingga memiliki kans besar untuk menundukkan Darwin.

“Setelah main 5 babak, tampaknya kondisi badan mulai menurun. Untuk menjaga stamina di pertandingan terakhir at babak keenam Rabu (14/9/2022), terpaksa saya bermain remis, ” Papar Ervan setelah menyudahi pertandingan.

Peserta dari segala usia membludak meramaikan turnamen catur Japfa Chess Festival 2022 ini di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022). (sh.id/nonnie rering)

Dalam pertandingan terakhir sudah jelas Ervan siap bermain optimal untuk meraih kemenangan. Meski hanya membutuhkan setengah point lagi meraih gelar juara, namun dia ingin menutup permainan dengan kemenangan.

Sementara dalam dwi tarung putri, IM Medina Warda Aulia terpaksa harus mengakui ketangguhan pecatur Singapura, GMW Gong Qianyum di langkah ke 40.

Meski di langkah ke 35 berjalan ramai antar kedua pemain, namun kuda hitam dan bidak Medina kurang aktif alias terkunci oleh lawan. Hal itu berjalan hingga memasuki langkah ke 40 dan Medina yang memegang buah hitam terpaksa mengakui ketangguhan pecatur Singapura, Gong Qianyum. Atas hasil yang dimainkan, Medina kalah dalam pengumpulan nilai menjadi 2 – 3 vp di babak kelima.

“Memang harus diakui, saat pertandingan babak keempat dan kelima itu kondisi saya kurang fit. Itu yang membuat permainan saya kurang berkembang. Harapan saya agar pada pertandingan terakhir bisa meraih kemenangan untuk menyamakan kedudukan dalam pengumpulan nilai nantinya, ” tegas Medina lagi.

Sedangkan untuk  Kategori Terbuka JAPFA Chess Festival 2022 , peringkat pertama kini dikuasai FM Arif Abdul Aziz (2319) dengan raihan 7,5 poin kemenangan. Di babak kedelapan, pecatur asal Jabar ini sukses mengandaskan perlawanan MN Eko Supriyono.

Adapun peringkat 10 Besar untuk kategori ini adalah, 1. FM Arif Abdul Aziz (7,5 poin), 2. FM Hamdani Rudin (7), 3. FM Catur Adi Sagita (6,5), 4. Didiet Abriaskoro (6,6), IM Jodi Setyaki (6,5), MN Jajang Nurjaman (6,5), 7. MN Zhaky D Bts 207 (6), 8. MN Agung Afp (6), 9. MN Yoseph Majela (6), dan 10. MN Iswar Ade (6).

PB Percasi sebagai induk Olahraga catur di tanah air, tentu saja begitu berbangga karena tingginya minat orang Indonesia menguasai catur. Itu bisa terlihat dari membludaknya peserta kategori terbuka di turnamen ini. Anak-anak pun berbocndong-bondong hadir langsung di Gedung Serbaguna untuk meramaikan turnamen yang digelar sejak 10 hingga 14 September 2022 ini.  (non)

About Post Author