26 September 2022

SinarHarapan.id –  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan, harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru non subsidi turun mulai 1 September 2022. Namun, pemerintah tetap melanjutkan rencana menaikkan harga BBM subsidi, Pertalite dan Biosolar.

Saat menghadiri Simposium dan Expo UMKM Binaan Pesantren di Banyuwangi, Kamis (1/9/), Menko Luhut mengungkapkan, rencana harga BBM Pertalite dan Biosolar naik tetap berlanjut meski harga BBM nonsubsidi turun.

Bahkan, jelas Luhut, rencana harga BBM Pertalite dan Biosolar naik akan diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat. Namun, mengenai kepastian waktu, masih menunggu pengumuman langsung dari Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Menko Luhut menyatakan, kenaikan harga BBM Pertalite dan Biosolar sudah melalui tahap kajian dan penghitungan yang matang. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tenang dan menerima apapun yang telah menjadi kebijakan pemerintah.

“Kalau pemerintah buat kebijakan ke depan, misalnya akan diputuskan kenaikan BBM, karena itu sudah dipertimbangkan yang terbaik,” ujar Luhut. “Dan semua bantalan-bantalan sudah disiapkan. Kapan itu? Kita tunggu saja nanti Pak Presiden,” sambungnya.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar. Isu yang berkembang untuk harga Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, sementara Solar naik dari Rp 5.150 menjadi Rp 7.200 per liter.

Namun belakangan, harga minyak mentah dunia mulai turun sehingga harga BBM non subsidi terbaru pada September 2022 ini semakin murah.

Dilansir dari website resmi, Pertamina menurunkan harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 1 September 2022. Harga BBM nonsubsidi terbaru di Pertamina ini turun sekitar Rp 2.000 per liter.

Harga BBM terbaru jenis Pertamax Turbo turun dari sebelumnya Rp 17.900-Rp 18.600 menjadi Rp 15.900-Rp 16.250 per liter tergantung wilayah. Harga BBM terbaru jenis Dexlite turun menjadi Rp 17.100-Rp 17.450 per liter dari sebelumnya Rp 17.800-Rp 18.500 per liter.

Harga BBM terbaru jenis Pertamina Dex turun menjadi menjadi Rp 17.400-Rp 17.750 dari sebelumnya Rp 18.900-Rp 19.600 per liter.