7 December 2022

SinarHarapan.id –  PT Jasa Marga Tbk (IDX: JSMR), meskipun membukukan laba bersih sebesar Rp734,75 miliar pada semester 1 2022, namun jika dibandingkan akhir tahun 2021, laba tersebut amblas 14,25 persen.

JSMR di  akhir tahun 2021 berhasil membukukan laba Rp855,63 miliar.

Laba per saham dasar pun turun ke level Rp101,24 per lembar, sedangkan akhir Juni 2021 berada di level Rp117,89.

Dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/9/2022), data ini tersaji dalam laporan keuangan semester I 2022 yang telah diaudit.

Pendapatan tumbuh 9,59 persen menjadi Rp7,54 triliun yang ditopang peningkatan pendapatan jalan tol sebesar 16,1 persen menjadi Rp6,077 triliun.

Senada, pendapatan usaha lainnya tumbuh 40,4 persen menjadi Rp576,81 miliar, tapi pendapatan konstruksi anjlok 28,4 persen sisa Rp886,23 miliar.

Walau beban pokok pendapatan membengkak 2,7 persen menjadi Rp3,914 triliun, tapi laba kotot tetap tumbuh 18,03 persen menjadi Rp3,626 triliun.

Sayangnya, penghasilan keuangan merosot 65,3 persen yang tersisa Rp72,657 miliar.

Di semester 1 2022, perseroan bahkan tidak lagi membukukan keuntungan dari pelepasan investasi, sedangkan periode sama tahun 2021, keuntungan dari pelapasan investasi tercatat sebesar Rp788,74 miliar.

Pada saat yang sama, beban umum dan administrasi membengkak 25,08 persen menjadi Rp698,35 miliar. Dampaknya, laba usaha turun 15,46 persen menjadi Rp2,931 triliun.

Sementara itu, kewajiban menyusut 1,05 persen menjadi Rp74,935 triliun. Sedangkan ekuitas tumbuh 0,83 persen menjadi Rp25,712 triliun. Sehingga aset perseroan terkikis 0,5 persen menjadi Rp100,6 triliun.

About Post Author