26 September 2022

Rifat Sungkar dan navigatornya yang asal Australia, Ben Searcy sebelum melakukan survey Rabu (21/9/2022). (Dok/sh.id)

SinarHarapan.id – Suasana di seputaran lokasi reli Asia Pacific, di Kawasan Danau Toba, Parapat, Sumatera Utara dalam pantauan langsung sh.id begitu sumringah. Sebagian pereli nasional yang sudah tiba di arena lomba sejak awal musim tampak sumringah.

Tak heran lantaran gaung reli belakangan makin naik. Pereli kawakan, Mitsubishi Expander Rally Team, Rifat Sungkar pun menyatakan sangat menyenangkan melihat gaung reli kembali naik ke permukaan.

Setelah menuntaskan putaran pembuka Kejurnas Rally 2022, awal Agustus lalu, kawasan Aek Nauli akan menjadi medan pembuktian para pereli yang bersaing dalam Asia Pacific Rally Championship (APRC) pada 23-25 September 2022.

APRC merupakan Kejuaraan reli bergengsi di tingkat Asia Pasifik dan hanya berada satu tingkat di bawah World Rally Championship (WRC) atau ajang Kejuaraan Reli Dunia.

Indonesia sendiri sering kali tercatat sebagai tuan rumah APRC. Yaitu 1989-1997, tahun 2000, 2005-2009, dan yang terakhir adalah sebelum pandemi hadir yaitu pada 2019. Selama hadir di Indonesia, hanya ada dua provinsi yang menjadi lokasi APRC yaitu Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan, dimana kawasan Danau Toba menjadi kawasan yang paling sering disinggahi.

Kendati belum menorehkan nama di podium tertinggi, kehadiran pereli Indonesia di arena APRC cukup disegani. Nama Rifat Sungkar, Rizal Sungkar maupun Subhan Aksa cukup diperhitungkan saat turun di arena Rally of Indonesia APRC.

Rifat Sungkar merupakan pereli Indonesia yang paling bersinar di arena APRC. Pada 2006, Rifat bertengger di posisi 4 Overall APRC. Ketika itu Cody Crocker, pereli WRC asal Australia, yang menjadi juara. Rifat kembali masuk Top Ten pada APRC 2007, di tahun itu semakin banyak pereli WRC yang berlaga di APRC.

Prestasi Rifat tertinggi ia raih pada 2011, saat menjadi Juara 3 APRC berada di bawah dua pereli WRC yaitu Allister McRae dan Chris Atkinson.

Rifat Sungkar dan ibundanya Ria Sungkar berdiskusi soal lintasan reli APRC dan cuaca setelah Rifat dan navigatornya melakukan survey pada Rabu (21/9/2022). (sh.id/nonnie rering)

Tahun 2022 ini merupakan tahun pertama Rifat Sungkar kembali berlaga di kancah reli setelah 12 tahun terakhir lebih banyak bertarung di arena Drifting, Sprint Rally dan Sprint Offroad.

Bersama Mitsubishi XPANDER Rally Team Rifat Sungkar akan mencoba unjuk prestasi. Bersama navigator asal Australia Ben Searcy, Rifat kembali membawa tunggangan andalannya yaitu Mitsubishi XPANDER AP4.

Berbagai persiapan telah dilakukan, terutama perbaikan pada kerusakan yang diderita Mitsubishi XPANDER AP4 saat berlaga di Rally Danau Toba Agustus silam.

“Perbaikan sudah selesai dilakukan Mitsubishi XPANDER AP4 kembali segar dan siap untuk menunjukkan performa terbaiknya,” ucap Rifat Sungkar.

Menurut Rifat, pengalaman di Rally Danau Toba pada Agustus silam memberi banyak informasi tentang karakter kondisi kawasan Aek Nauli yang menjadi arena pertarungan. Kendati demikian Rifat tidak mau gegabah karena apapun bisa terjadi. Yang pasti ia akan mengerahkan segala kemampuan untuk meraih prestasi tertinggi.

“Saya semakin mengenal lintasan yang akan kami lalui sepanjang APRC ini. Namun saya tak mau menganggap enteng, karena apapun bisa terjadi di arena reli. Yang jelas, saya akan berjuang meraih hasil terbaik dan menunjukkan bahwa Mitsubishi XPANDER AP4 adalah kendaraan luar biasa,” ungkap Rifat.

Semangat Rifat dan timnya pun semakin berapi lantaran ibundanya, Ria Sungkar yang juga mantan pereli nasional hadir langsung sejak awal. Buat Rifat, kehadiran ibundanya sangat berarti lantaran bisa jadi teman diskusi yang sangat membantu.

“Mama itu kan sangat mengerti reli dan itu benar-benar passion-nya sehingga enak sekali kalau diskusi soal reli dengan mama,” ucap Rifat kepada di padok Mitsubishi Expander Rally Team, Rabu (21/9/2022).   (non)