26 September 2022

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN meraup peningkatan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk USD238,6 juta atau setara Rp3,45 triliun.

SinarHarapan.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN meraup peningkatan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk USD238,6 juta atau setara Rp3,45 triliun (Rp14.450 per USD) pada semester I-2022. Laba ini naik sekira 21% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar USD196,5 juta.

Peningkatan laba bersih tersebut berasal dari pendapatan sebesar USD1,740,2 miliar, laba bruto sebesar USD420,9 Juta, laba operasi sebesar USD339,8 juta dan EBITDA sebesar USD660,2 juta. Kinerja volume niaga gas mencapai 930 BBTUD termasuk kontribusi dari volume Terminal Usage Agreement (atau naik sebesar 4,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya).

“Di semester I tahun 2022, PGN berhasil melanjutkan kinerja positif. Upaya strategis Perseroan dan pemulihan kinerja operasional berhasil memberikan kontribusi positif kepada kinerja keuangan,” kata Direktur Utama PGN M Haryo Yunianto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (22/9/2022). Sedangkan untuk volume transmisi adalah sebesar 1.358 MMSCFD (atau naik sebesar 0,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya).

Pencapaian kinerja transportasi minyak menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan sebesar 27.289 BOEPD dari sebelumnya 9.321 BOEPD. Demikian juga, untuk kinerja LPG processing yang mencapai 140 ton per hari dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 114 ton per hari. Di samping itu, dari sisi upstream memberikan kontribusi dengan adanya peningkatan volume lifting minyak & gas selama semester I 2022 menjadi 28.792 BOEPD dari 21.610 BOEPD serta adanya kenaikan ICP. (Red)