26 September 2022

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Jonni Madrizal didampingi Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto dan Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Rachmat Indrajaya saat menyaksikan pertandingan simbolis pembukaan Japfa Chess Festival 2022 antara GM Susanto Megaranto melaran Pecatur Filipina, Darwin Lapto, di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Sabtu (10/9/2022). (Dok/sh.id)

JAPFA Chess Festival 2022

SinarHarapan.id – Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto secara resmi membuka JAPFA Chess Festival 2022, di Gedung Serba Guna Senayan Jakarta, Sabtu (10/9/2022). Turnamen akan berlangsung hingga 14 September 2022.

Menurut Utut, kesempatan mengikuti berbagai turnamen menjadi jalan mencetak pecatur handal. Tak Cuma itu, proses pelatihan yang benar dan adanya evaluasi pecatur juga menjadi hal fundamental.

“Saat ini yang pertama harus kita tanamkan adalah fundament pelatihan yang benar, supaya orang itu dapat berlatih. Kemudian mengirimkan ke turnamen luar negeri, lalu selanjutnya mengevaluasi hasil turnamen di setiap tingkatan,” kata Utut  bersemangat saat membuka JAPFA Chess Festival 2022.

Turnamen Catur ini akan berlangsung di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, mulai 10 September  hingga 14 September 2022. “Seperti setelah ini ada JAPFA, bulan depan 13 Oktober ada ASIAN Youth, kemudian bulan November ada Kejurnas,” jelas Utut.

Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Rachmat Indrajaya mengatakan kalau ia begitu senang melihat antusias peserta. Apalagi peserta junior dari berbagai pelosok Nusantara, sehingga dapat memunculkan bibit pecatur.

“Pecatur di Indonesia ini sangat luar biasa, di berbagai pelosok itu sangat banyak. Ada pecatur binaan kami dari Lampung dan Gorontalo baru mendapat juara di Kejuaraan Daerah masing masing,” ujarnya.

“Tinggal bagaimana membina mereka dengan baik dan dapat menjadi generasi penerus dari para pecatur yang sudah. Seperti Utut Adianto, Susanto, dan yang lainnya, sehingga dapat berprestasi lebih baik lagi di kancah internasional,” ucapnya.

Plt Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Jonni Madrizal berkesempatan membuka secara resmi turnamen tersebut. Dirinya mengapresiasi gelaran yang juga bertujuan memunculkan pecatur-pecatur handal daerah.

“Mencari bibit pecatur ya dengan mengadakan festival, kejuaraan-kejuaraan, karena semakin banyak kejuaraan tentu kita dapat melihat bibit-bibit unggul. Juga mencari atlet-atlet yang dapat dimasukan ke Pelatnas dan ajang lainnya,” katanya.

Turnamen juga menghadirkan kategori Internasional. IM Mohamad Ervan (rating 2395), dan IM Medina Warda Aulia (2383) diadu dua pecatur top ASEAN lainnya.

Juga terdapat kelompok usia di bawah 10 tahun, di bawah 14 tahun. Juga kelompok di bawah 18 tahun kategori putra putri.

Selain itu juga ada kelompok junior U-16. Hingga terdapat kategori untuk kelompok senior, dan veteran di atas 55 tahun.  (non)