30 November 2022

SinarHarapan.id-Merujuk data WHO, penyakit jantung masih merupakan salah satu penyakit dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi di dunia dengan angka mencapai 18,6 juta orang setiap tahunnya.

Sementara di Indonesia menurut Kementrian Kesehatan penyakit jantung juga menduduki peringkat tertinggi dengan membebani BPJS hingga lebih dari Rp10 triliun dan terus meningkat setiap tahunnya.

Penyakit jantung masih menjadi momok bagi siapapun. Bahkan banyak pasien tanpa tanda, gejala spesifik terkena serangan jantung.

Beragam sebab juga menjadi peringatan sebelum terdampak penyakit yang mematikan ini.

dr. Hasril Hadis, Sp.JP(K), FIHA menyatakan “Serangan jantung dapat menyebabkan kematian bila tidak segera tertangani. Namun tidak semua serangan jantung selalu langsung berakibat fatal, bisa saja seseorang mengalami serangan jantung ringan.”

Pada kasus seperti ini pertolongan pertama harus dilakukan secara cepat dan diikuti dengan penanganan dari ahli penyakit jantung secara komprehensif. Penanganan yang akurat sangat penting untuk meminimalkan kerusakan pada jantung, sehingga pasien dapat kembali pulih secara maksimal, jelasnya lagi dalam seminar kesehatan jantung yang digelar Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ) bersama dengan tim Cardiac Center yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi seluas-luasnya tentang bahaya penyakit jantung.

“Secara usia sebaiknya bisa melakukan medical check up terhadap jantung di usia 35 tahun misalnya, apalagi bagi mereka yang memiliki gen bawaan penyakit jantung”, ungkap Hasril.

Sementara Dr. Susan Ananda selaku CEO dari RSPJ mengungkapkan bahwa “Salah satu layanan unggulan RSPJ adalah Cardiac Center. RSPJ memiliki fasilitas atau bangsal khusus pasien penyakit jantung (Cardiac Ward) yang berdiri sejak tahun 2015 dengan layanan jantung komprehensif. Kami mengharapkan kehadiran kami juga dapat menambah akses terhadap layanan jantung di Indonesia.”

Dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan jantung, monitoring system, defibrillator, ekokardiografi, Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM), holter, hingga mini echo untuk memonitor jantung pasien dengan lebih cepat.

Cardiac Ward juga diperuntukan bagi pasien pra-dan post tindakan seperti Percutaneous Coronary Intervention (PCI) yaitu prosedur intervensi non bedah. “Di RSPJ kami juga melakukan layanan bedah jantung dengan teknik Coronary Artery Bypass Graft (CABG) dan Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS).” jelas dr. Susan Ananda.

“MICS merupakan inovasi terkini dalam teknik bedah jantung, dimana metode pembedahan menggunakan sayatan kecil sehingga kehilangan darah lebih sedikit, mengurangi ketidaknyamanan paska operasi, waktu penyembuhan lebih cepat, menurunkan risiko infeksi, serta menghilangkan kemungkinan infeksi luka dalam sternum. Prosedur ini juga dapat menjadi pilihan bagi pasien yang memiliki risiko tinggi, seperti karena usia atau riwayat medis lainnya.” jelas dr. Amin Tjubandi, Sp.BTKV(K).

Namun demikian tidak semua pasien jantung bisa melakukan pemeriksaan MICS ini. Kami dari seluruh tim medis akan mendiskusikan hal tersebut sebelum akhirnya memutuskan perawatan selanjutnya, ungkap Amin.

RS Premier Jatinegara merupakan sebuah rumah sakit swasta terkemuka di wilayah Jakarta Timur yang telah beroperasi sejak 25 Maret 1989. RS Premier Jatinegara memiliki cakupan layanan kesehatan berbasis pada layanan Satu Atap dimana konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang, tindakan operatif, layanan rawat inap hingga paska rawat inap dapat dilakukan di RS Premier Jatinegara.

Layanan unggulan yang dimiliki oleh RS Premier Jatinegara adalah Neuro Center (Stroke Unit), Digestive Center, Cardiac Center dan Urology Center. RS Premier Jatinegara merupakan bagian dari Ramsay Sime Darby Health Care yang memiliki tujuh fasilitas kesehatan di Asia.

RS Premier Jatinegara telah memperoleh akreditasi nasional dari KARS (Komite Akrediatsi Rumah Sakit) dan ISO 9001:2015, akreditasi internasional dari JCI (Joint Commision International), HICMR (Hospital Infection Control Management Risk) serta sertifikasi Halal MUI. Prestasi yang telah diraih oleh RS Premier Jatinegara sejak awal berdiri hingga sekarang merupakan realisasi komitmen RS Premier Jatinegara terhadap mutu layanan Kesehatan.

 

About Post Author