3 December 2022

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membagikan dividen interim kepada para pemegang saham.

SinarHarapan.id – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyebut akan membagikan dividen interim kepada para pemegang saham. Direktur Keuangan SIDO Leonard mengatakan bahwa dividen yang akan dibagikan setara 90% dari total laba bersih.

“Kami berencana membagikan dividen interim. Biasanya antara bulan November atau Desember,” kata Leonard dalam Public Expose Live 2022, Jumat (16/9/2022) pekan lalu.

Terkait kinerja perseroan, hingga semester pertama tahun ini, SIDO mencatatkan laba bersih sebesar Rp445,60 miliar dari sebelumnya Rp502 miliar. Lebih lanjut, penjualan perseroan juga merosot 2,58% menjadi Rp1,61 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,65 triliun.

Penjualan jamu herbal dan suplemen turun menjadi Rp988,73 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 1,06 triliun. Sedangkan, segmen penjualan makanan dan minuman tumbuh dari Rp526,23 miliar menjadi Rp544,82 miliar, serta segmen produk farmasi naik dari sebelumnya Rp67,09 miliar menjadi Rp78,54 miliar.

Presiden Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul David Hidayat menjelaskan pendapatan SIDO semester I/2022 memang mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan periode yang sama 2021. Pada 2021, lonjakan permintaan lanjutnya, benar-benar luar biasa, tidak bisa dibandingkan dengan kondisi penjualan normal. Alasannya, kondisi pandemi saat itu benar-benar membuat masyarakat panik dan membeli produk-produk kesehatan.

Lebih lanjut, David juga menjelaskan penurunan profitabilitas karena adanya kenaikan harga bahan baku yang telah bergerak naik sejak awal tahun. Sayangnya, kenaikan harga jual beberapa produk efektif pada awal kuartal II/2022, sehingga dampak kenaikan harga jual menutupi kenaikan harga bahan baku kurang begitu terasa. “Profitabilitas laba bersih pada semester II/2022 ini diharapkan sudah meningkat dari semester I/2022,” terangnya. (Red)

About Post Author