30 November 2022

SinarHarapan.id, Jakarta- Massa aksi dari Persatuan Pemuda Pembasmi Korupsi (PPPK) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengganti Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa. Mereka menyebut negara tidak kekurangan tokoh yang pintar dan jujur untuk menggantikan posisi tersebut.

“Negara ini tidak kekurangan orang pintar dan cerdas. Maka kami pikir masih ada tokoh-tokoh yang mampu menduduki posisi tersebut,” ujar Koordinator Aksi Amad, usai aksi di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2022).

Amad menjelaskan, Suharso harus segera dipecat karena telah melakukan beberapa kesalahan. Antara lain dugaan pemalsuan Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN) hingga dugaan gratifikasi.

“Kejanggalan atas meningkatnya harta kekayaan Suharso yang tidak rasional patut dicurigai dari mana asalnya. Maka kami juga mendesak BPK dan KPK untuk mengusut dugaan kasus tersebut,” jelasnya.

Amad menambahkan, Suharso juga diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang atau kekuasaan. Menurutnya, Suharso telah menggunakan pesawat jet pribadi untuk kepentingan di luar pekerjaan.

“Kami rasa ini sangat merusak citra serta nama baik lembaga atau pejabat negara,” tutupnya.

Berdasarkan data resmi dari LHKPN yang diunggah KPK pada situs resminya, kekayaan Suharso pada 2018 sebesar Rp 84juta. Kemudian, pada 2019 harta kekayaan Suharso mencapi Rp 59 miliar. Naiknya harta Suharso yang fantastis tersebut, menjadi sebuah pertanyaan di masyarakat saat. (Van)

About Post Author