1 February 2023

ndeks S&P 500 dan Nasdaq Composite di bursa AS Wall Street turun pada Rabu (26/10/2022), setelah naik 3 hari beruntun.

SinarHarapan.id – Bursa AS Wall Street kembali jatuh pada perdagangan Rabu (5/10/2022), gagal mempertahankan kenaikan tajam dalam dua hari perdagangan terakhir.

Dow Jones Industrial Average turun 42,45 poin, atau 0,14%, menjadi 30.273,87 setelah sempat ambles 429,88 poin. S&P 500 melemah 0,20% menjadi 3.783,28, dan Nasdaq Composite turun 0,25% menjadi 11.148,64.

Bursa AS naik di awal minggu, dengan S&P 500 membukukan kenaikan 2 hari terbesar sejak 2020, karena imbal hasil obligasi turun dari level tertinggi beberapa tahun. Sementara pada Rabu, imbal hasil naik tajam, dengan suku bunga acuan Treasury 10-tahun melampaui 3,7% setelah sempat turun di bawah 3,6% di hari sebelumnya. Hal itu memberi tekanan pada saham sepanjang hari.

Sebelumnya, Indeks S&P 500 naik 5,7% pada hari Senin dan Selasa karena imbal hasil US Treasury turun tajam karena data ekonomi AS yang lebih lemah, perubahan haluan Inggris pada usulan pemotongan pajak yang telah mengguncang pasar, dan kenaikan suku bunga Australia yang lebih kecil dari perkiraan.

Pejabat The Fed bersikeras pada pengetatan suku bunga agresif untuk memerangi inflasi. Sebuah pesan yang dikhawatirkan pasar akan mengarah pada hard landing dan kemungkinan resesi. (Red)

About Post Author