2 December 2022

Penyerahan secara simbolis biaya pengobatan operasi sumbing bibir senilai Rp 350 juta oleh Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat kepada Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati, melalui siaran daring dari Jakarta dan Pontianak, Jumat (11/11/2022).

SinarHarapan.id – Produsen obat jamu dan herbal modern Sido Muncul melalui produk unggulannya Suplemen Kesehatan Kuku Bima menggelar bakti sosial operasi sumbing bibir gratis. Kegiatan ini dilangsungkan bertepatan dengan HUT ke-71 tahun Sido Muncul.

Sido Muncul menggandeng Smile Train Indonesia untuk bekerja sama memberikan operasi gratis bagi 50 penderita Sumbing Bibir di RSUD Dr. Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (11/11/22). Secara simbolis biaya pengobatan senilai Rp 350.000.000 diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati, melalui siaran daring dari Jakarta dan Pontianak.

“Tahun depan, saya berkomitmen untuk 4 ribu pasien. Hari ini bertepatan ulang tahun Sido Muncul, saya merasa bersyukur kami bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, hari pertama ini akan operasi 10 pasien dan sisanya akan dilakukan secara berkala. Sekarang, dana yang digunakan bukan hanya dari dana CSR, tapi juga dana iklan brand,” kata Irwan Hidayat.

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan juga oleh Direktur RSUD Dr. Soedarso drg. Yuliastuti Saripawan, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., Ketua Tim Dokter Mitra Smile Train Program Baksos Operasi Bibir Sumbing Pontianak Dr. drg. Andi Setiawan Budihardja, SpBM.

“Saya merasa anak-anak yang menderita bibir sumbing kan susah makan dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. Saya bisa ikut merasakan itu. Maka itu, hari ini kami kembali memberikan operasi sumbing bibir gratis bagi 50 pasien di Pontianak ini,” jelas Irwan Hidayat.

Angka penderita sumbing bibir di Indonesia tergolong masih tinggi. Tahun depan Sido Muncul menargetkan 2.000, mungkin juga bisa lebih untuk operasi gratis. Mudah-mudahan makin banyak yang bisa terobati. “Jadi baksos ini menggunakan dana iklan dari Suplemen Kesehatan Kuku Bima,” ujar Irwan Hidayat.

“Kami harap baksos operasi sumbing bibir ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut menyelenggarakan kegiatan serupa,” tegasnya.

Menurut Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati, Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah yang di-concern oleh Smile Train. Dari tahun 2019 hingga sekarang, sudah ada 528 pasien di kalimantan Barat. Yang menjadi tantangan adalah sosialisasi kepada pasien yang berada di remote area. Deasy mengatakan turut mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Sido Muncul untuk kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing gratis ini.

Bantuan operasi sumbing bibir gratis telah dilakukan sejak tahun 2018. Bantuan digelar di berbagai wilayah di Indonesia dengan total pasien yang telah dioperasi sebanyak 302 pasien.

About Post Author