BPKP dan BPK Terus Awasi Anggaran Covid-19

In Sosial

SinarHarapan.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berkolaborasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengawasi penggunaan anggaran Covid-19. Kepala BPKP .

Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, harmonisasi langkah pengawasan BPKP dengan langkah pemeriksaan oleh BPK akan meningkatkan efektivitas pengawalan pengelolaan keuangan negara/daerah untuk penanganan Covid-19. Peran serta dari BPK juga diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan memperkuat pencegahan tindak pidana korupsi.

“BPKP dan BPK akan terus bersinergi mengawasi dan mengawal dana penanganan Covid-19 agar peruntukannya tepat sasaran,” katanya usai menggelar pertemuan dengan Sekjen BPK, Bahtiar Arif di Kantor BPKP, Jakarta Timur, Kamis (2/7).

Ateh menegaskan, jika dana pencegahan Covid-19 ini tidak dijaga dengan baik, maka terdapat risiko kebocoran anggaran, yang akan berdampak kepada ketidaktepatan sasaran dan mengancam keberhasilan upaya pemerintah dalam menangani dampak Covid-19 kepada masyarakat. Contohnya adalah adanya distribusi bantuan yang tidak tersalurkan kepada masyarakat secara tepat. Hal lainnya kata Ateh yang bisa terjadi adalah timbulnya permasalahan baru yang lebih besar.

“Karena itu ke depan kerja sama antara BPKP dengan BPK akan terus terjalin agar setiap anggaran dapat kita awasi bersama,” ungkapnya.

Ateh menambahkan, lembaga-lembaga penjaga akuntabilitas memiliki keunggulan masing-masing. Misalnnya, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang lebih mengetahui seluk-beluk proses bisnis yang dijalankan pelaksana kegiatan. Sementara itu, pemeriksa eksternal atau Aparat Penegak Hukum (APH), seperti Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memiliki daya dorong yang lebih kuat agar temuan-temuan pengawasan atau pemeriksaan dapat segera diperbaiki.

Seperti diketahui, pemerintah telah menganggarkan dana untuk menangani pandemi Covid-19 melalui APBN setidaknya sebesar Rp695,2 triliun, APBD sebesar Rp72,63 triliun, dan Dana Desa sebesar Rp22,48 triliun dan angka tersebut kemungkinan masih bergerak. SH/Elv/R

You may also read!

Membuka Akses Air Bersih untuk Kehidupan yang Lebih Baik di Nusa Tenggara Timur

Sinarharapan.id-“Tidak terpikirkan sebelumnya saya bisa menanam sayur di tanah yang dulunya sangat kering. Ini layaknya mimpi,” ucap Roni Y.

Read More...

Aktifitas PTM Aman dan Menyehatkan Dengan Segala Persiapan dan Protokolnya bersama SoKlin Antisep

Sinarharapan.id-Pembelajaran tatap muka terbatas (PTM Terbatas) disikapi beragam di tengah masyarakat. Ada yang mendukung dengan syarat ada juga yang

Read More...

Kaspersky dan Para Pakar Bersama Perkuat Pertahanan Rantai Pasokan TIK di Asia Pasifik

Sinarharapan.id-Telah terjadi lompatan besar secara digitalisasi selama pandemi ini. Langkah-langkah keamanan siber kerap terlewat yang mengakibatkan beberapa serangan rantai pasokan

Read More...

Mobile Sliding Menu