Ijazah Palsu, Masalah Pelaut WNI di Singapura

In Berita Kini

SinarHarapan.id – Ijazah palsu menjadi masalah utama yang dihadapi para pelaut Indonesia di Singapura. Untuk mengatasi hal tersebut Kedutaan Besar RI di Singapura mengeluarkan Kartu Pelaut Indonesia Singapura (KPIS).

“Untuk pelaut, isu utamanya adalah ijazah palsu, sehingga salah satu strategi KBRI adalah menerbitkan yang saat ini berjumlah lebih dari 5.000 kartu,” tulis KBRI Singapura dalam rilis yang diterima SinarHarapan.id, Sabtu (28/9).

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Duta Besar RI untuk Singapura Ngurah Swajaya saat menerima Delegasi
Tim independen reformasi birokrasi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara.

Dubes RI memaparkan mengenai kinerja pelayanan publik, perlindungan WNI dan Diplomasi Ekonomi dengan menggunakan inovasi pemanfaatan teknologi informasi.

Pemanfaatan teknologi yang disebut sebagai Smart Embassy memungkinkan KBRI meningkatkan pelayanan prima yang disertifikasi ISO 9001-2015 selama beberapa tahun.

Teknologi informasi yang dipergunakan memungkinkan KBRI memiliki data yang akurat, real time serta memungkinkan kemudahan interaksi antara tenaga kerja Indonesia di Singapura, khususnya pekerja migran dan pelaut yang bekerja di kapal berbendera Singapura.

Dubes RI juga menyampaikan mengenai program “beyond protection” berupa pelatihan bagi lebih dari 1000 pekerja migran untuk kursus ketrampilan bersertifikat, program kejar paket B dan C untuk sekitar 500 PMI serta kegiatan tutorial untuk sekitar 600 PMI yang terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Terbuka Indonesia.

Kombinasi antara perlindungan demgan menggunakan teknologi start embassy dan beyond protection diharapkan tidak hanya menekan jumlah kasus dan permasalahan bagi PMI, tetapi juga untuk menjngkatkan kualitas sumber daya manusia.

Permasalahan sebagian besar bermuara dari sistem rekrutmen yang bersifat non-prosedural, sehingga sulit terdeteksi kesiapan dan latar belakang PMI yang bekerja di Singapura.

Menangani isu ini, KBRI Singapura menerbitkan Kartu Pekerja Indonesia Singapura (KPIS) untuk PMI yang saat ini sudah berjumlah 60.000.

Untuk Diplomasi Ekonomi, KBRI Singapura membuat “Showcase” produk ekspor potensial yang dipajang di KBRI dan “Showcase Virtual” yang bisa diakses importir setiap saat. Sebagai catatan, untuk neraca perdagangan Indoneaia-Singapura selama 6 bulan pertama tahun 2019, Indonesia mencatat surplus senilai US$ 276 juta.

Rombongan tim yang dipimpin Eko Prasojo tersebut antara lain Siti Zuhro, Djohermansyah Djohan, JB Kristiadi, Tjipta Lesmana, Hariyadi B. Sukamdani, Felia Salim, Rudiarto Sumarwono, Fajar Wardani Wijayanti, dan Nisa Nurrela.

Sebelum mengunjungi KBRI, delegasi RI juga bertemu dengan berbagai instansi pemerintah mengenai reformasi birokrasi di Singapura dalam kapasitas sebagai tim independen reformasi birokrasi nasional Indonesia.

Rombongan dari Kemenpan itu juga berusaha mempelajari sistem birokrasi dan penerapan nilai-nilai terkait yang menunjang peningkatan profesionalisme pegawai pemerintah Singapura.

Tim dari Kemenpan tersebut mengapresiasi dan memuji terobisan dan inovasi yang dilaksanakan KBRI Singapura untuk kedua prioritas pemerintah RI.

Tim juga memuji terobosan untuk meningkatkan ekspor serta peningkatan kerja sama ekonomi, termasuk meningkatkan investasi dan pariwisata antara kedua negara.

Di akhir pertemuan dengan tim dari Kemenpan, Dubes RI Ngurah Swajaya menyerahkan Buku Photography mengenai 10 New Bali sebagai destinasi baru untuk kunjungan wisata dan investasi di Indonesia.

(Sumber: Pensosbud KBRI Singapura)

You may also read!

Italjet Dragster Dirilis di IIMS 2021

Sinarharapan.id-Sukses dengan konsep Dragster yang diperkenalkan dalam ajang EICMA 2018 dan respons positif dari penggemar sepeda motor serta adanya

Read More...

Bahagia Bersama Honda di IIMS Hybrid 2021

Sinarharapan.id-Honda kembali hadir di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 yang digelar pada 15 April – 25 April

Read More...

Terus Beradaptasi dan Berkembang Selama Pandemi Bersama Jenius #LakukanDenganCaramu

Sinarharapan.id-Pandemi yang telah berlangsung setahun ini banyak memberikan perubahan pola dan kebiasaan hidup masyarakat. Jenius, solusi life finance untuk masyarakat

Read More...

Mobile Sliding Menu