Jemput paksa Azis, sebagai Langkah berani KPK dan layak di apresiasi

In Eksposisi

SinarHarapan.id – Langkah berani KPK dalam menetapkan Tersangka Azis Syamsudin, layak di apresiasi. Apalagi sesuai berita kemarin KPK bukan hanya menetapkan TSK akan tetapi juga telah menjemput paksa seorang Azis Syamsudin, dikediamannya dan selanjutnya dari banyak tampilan berita KPK telah menahan Tersangka.

Seperti kita tahu, Azis Syamsudin itu bukan orang sembarangan di negeri ini.
Dia, pada hasil Pemilihan DPR RI tahun 2019, oleh Partainya ( Golkar ) di percaya untuk menduduki jabatan Wakli Ketua DPR RI, untuk masa bakti 2019 s/d 2024. Dengan jabatan yang mentereng itu, saya agak pesimis KPK berani menetapkan Tsk dan menahannya, dan ternyata dugaan saya salah karena KPK produk dari UU baru hasil revisi akan tidak tidak banyak di harapkan langkah langkah dalam penegakan hukum.

Dalam beberapa waktu ini, KPK yang bekerja dalam senyap telah banyak melakukan tangkap tangan ( OTT ) kepada Pelaku korupsi. Terakhir sebelum Azis, KPK juga telah menangkap tangan ( OTT ) Bupati Koloka Timur, Andy Marya terhadap dugaan perkara terkait dana bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dengan begitu kerja kerja KPK yang selama ini banyak diam, bukan berarti tidak bekerja, tapi kerja dalam bentuk tidak mau gembar gembor yang selalu membangun nararsi untuk dilihat masyarakat.

Dengan langkah langkah berani yang di lakukan KPK di bawah Pimpinan Firli Bajuri, seorang berpangkat Komisaris Jendral Pol maka KPK kedepannya mudah mudah an semakin baik dan baik lagi dalam penegakan hukum dalam bidang korupsi.
Karena PR akan masalah adanya Korupsi di Indonesia bukan urusan remeh temeh, akan tetapi merupakan kerja berat dan perlu nyali.

Karena berkaitan dengan korupsi, bukan perkara urusan tangkap menangkap akan tetapi juga wilayah kerja yang memerlukan kehati hatian, sebab biasanya pelaku korupsi itu bukan dari kalangan sembarangan, akan tetapi dari White Collar Crime atau Kejahatan Kerah Putih. Dan kita tahu orang orang seperti itu adanya di kursi empuk dan mempunyai kedudukan.***

Ditulis oleh: C. Suhadi SH MH. Praktisi dan Relawan.

You may also read!

Puan: Mari Kita Bersulang Kopi Untuk Memajukan Negari, Merdeka

SinarHarapan.id - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Festival Kopi Tanah Air di Lapangan Parkir Timur, Senayan, Gelora Bung Karno, pada Jumat

Read More...

MoU Bank DKI Bersama PT Rintis Sejahtera

SinarHarapan.id - Direktur Operasional & Teknologi PT Bank DKI, Amirul Wicaksono (kedua dari kiri), Direktur Marketing PT Rintis Sejahtera, Suryono

Read More...

Cara Mudah Beli Mobil Melalui 3D CNAF Virtual Autoshow 2022

SinarHarapan.id-Mewujudkan strategi bisnis 2022 ini PT. CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) meluncurkan Indonesia’s First 3D Virtual Exhibition. Tujuan

Read More...

Mobile Sliding Menu