Meski Mantan Napi, Ahok Tetap Bisa Jadi Pemimpin BUMN

In Ekonomi

SinarHarapan.id – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Rabu (13/11/2019) mendatangi kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Ahok bertemu langsung dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Ahok mengakui bahwa ia diminta untuk memimpin salah satu BUMN. Namun, ia belum mengetahui pasti jabatan apa yang ditawarkan.

“Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu (peringgi) BUMN. Jabatannya apa BUMN mana saya nggak tahu, mesti tanya ke pak menteri. Itu aja sih,” kata Ahok kepada media di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019).

Dengan status sebagai mantan narapidana, timbul pertanyaan apakah mungkin Ahok bisa menjabat sebagai petinggi di perusahaan milik negara.

Diketahui, mantan Gubernur DKI ini terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penodaan agama. Pada 9 Mei 2017, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok.

Meski memiliki predikat mantan narapidana, Ahok tetap dimungkinkan untuk menjabat sebagai petinggi di perusahaan BUMN.

Seperti dijabarkan oleh CNBC Indonesia, mengutip pasal 45 ayat (1) UU No 19 tahun 2003 tentang BUMN, larangan bagi seseorang untuk menjadi calon direksi BUMN adalah pernah melakukan tindak pidana yang merugikan negara.

Berikut bunyi pasal tersebut:

“Yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi adalah orang perseorangan yang mampu melaksanakan perbuatan hukum dan tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi anggota Direksi atau Komisaris atau Dewan Pengawas yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan atau Perum dinyatakan pailit atau orang yang tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara.”

Jadi meski pernah dipidana, Ahok tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara. Hukuman pidana Ahok berasal dari tuntutan atas kasus penodaan agama, bukan dari tindak pidana korupsi, suap, maupun tindakan lainnya yang merugikan kas negara.

Oleh karenanya, tidak masalah bila Menteri BUMN Erick Thohir mempercayakan salah satu BUMN ke tangan Ahok. Sebab dari sisi kapabilitas dan integritas, Ahok sudah mendapat banyak pengakuan.

You may also read!

Dukungan Keluarga Kunci Utama Kembangkan Kemampuan Penyandang Disabilitas

SinarHarapan.id - Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial RI, Grace Batubara mengatakan dukungan penuh keluarga terhadap penyandang disabilitas

Read More...

Gisella Anastasia Luncurkan Skincare Series di Situasi Pandemi

SinarHarapan.id -  Gisella Anastasia beri harapan dan semangat di situasi yang lagi sulit saat ini ditengah masa pandemi Covid-19 yang

Read More...

Bersatu Hadapi Pandemi, Backstagers Indonesia Jadi Perkumpulan Berbadan Hukum

 SinarHarapan.id - Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, namun hal ini membuat Backstagers Indonesia semakin kompak. Perkumpulan Komunitas yang berisi

Read More...

Mobile Sliding Menu